Gizi is Easy!

Sharing nutrition things and others

Kenali Zat Anti Gizi (2): Lektin

with 4 comments

Kata lektin berasal dari Bahasa latin yaitu legere yang artinya memilih, hal ini karena spesifitasnya terhadap spesifik tipe sel darah. Lektin ini merupakan senyawa yang dapat menggumpalkan sel darah. Selain itu, lektin ini ada yang bersifat toksik pada beberapa varietas tertentu.

Ingin tahu lebih lanjut?

Sifat-sifat umum Lektin

  • Mempunyai sifat multivalensi yang menyebabkan lektin mempunyai kemampuan mengaglutinasi sel darah merah.
  • Mampu mengikat macam gula khusus yang terdapat pada permukaan sel yang menimbulkan pengaruh stimulasi mitogenik, aglutinasi preferensial sel tumor dan pengaruh immunosuprensif
  • Lektin yang bervalensi rendah, meskipun tidak mampu menyebabkan aglutinasi, kadang-kadang sangat toksik.
  • Mempunyai berat molekul berkisar 100.000-150.000 dan di susun dari 4 subunit yang dapat identik atau tidak identik.
  • Hampir semua lektin adalah Glikoprotein yang mengandung 4-10 % Karbohidrat. Namun, ada perkecualian di mana ada lektin dari lembaga gandum, jack bean dan kacang tanah yang tidak mengandung karbohidrat dan sebaliknya lektin dari beras dan kentang mengandung 25 dan 50 % karbohidrat.
  • Ciri-ciri
    - Beberapa lektin dengan valensi rendah, meskipun tidak menyebabkan aglutinasi kadang – kadang sangat toksik.
    - Memiliki berat molekul 100.000 – 150.000
    - Disusun dari 4 subunit yang identik atau tidak identik


    Terdapat pada:

    Tanaman kedelai (Glicine max), dry bean (Phaseous vulgaris),lima bean (P. limatus), kacang hijau (P.aureus), white tipary bean (P. acutifolius), scarlet runner bean (P. coccineus), biji jarak (Risinus communis), jack bean (Canavalia ansiformis), kapri (Pisium sativum), kacang lapangan (Dolichos lablab), horse gram (Dolicjos biflorus), kacang lebar (Vicia faba), Lentil (Leus esculenta), kacang tanah (Arachis hypogaca), dll.

    Pengaruh terhadap tubuh manusia :

    § Pengaruh toksik lektin apabila masuk melalui mulut, karena kemampuannya mengikat sisi penerima khusus pada permukaan sel epitel khusus, menyebabkan gangguan non-spesifik dengan penyerapan nutrient melewati dinding usus, terutama gula dan asam amino.

    § Karena lektin terikat permukaan, menghasilkan pengaruh fisiologikal pada sel dimana mereka berinteraksi. Yang dapat menyebabkan gangguan serius pada kemampuan sel tersebut menyerap nutrient dari saluran pencernaan sehingga dapat menyebabkan penghambatan pertumbuhan, bahkan kematian.

    Cara mengurangi konsumsi senyawa .

    Pemanasan sempurna (merata), dengan adanya pengadukan yang tetap dan kuat atau pemanasan dengan autoclave dapat mengeliminasi pectin.

Written by Rahma

15 June, 2007 at 3:32 am

Posted in Nutrition's corner

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Tanya: dimana saya bisa beli vitamin “lectin blocker” di Indonesia/Jakarta?
    Terimakasih, salam.

    Sri Handoyo

    1 August, 2007 at 7:04 am

  2. lektin itu termasuk senyawa polar atau non polar

    dewi

    5 November, 2007 at 1:53 am

  3. lam kenal bu rahma..blognya menarik dan inspiratif. tapi alangkah baiknya sebagai seorang akademisi setiap artikel yang bu rahma posting disertakan pula dengan referensi-nya atau sumber dimana bu rahma mengambilnya sehingga nanti bu rahma tidak dikategorikan sebagai plagiat.

    Hal ini akan membantu apabila dari yang membaca artikel tersebut ingin tahu lebih banyak sehingga dapat mencari-nya sendiri.

    Anyway..keep on blogging. jik sempat, tolong mampir ke http://gizidankesehatan.blogspot.com ditunggu saran dan kritiknya

    cause gizi is easy..salam gizi dari GMSK 36 IPB

    Anonymous

    14 December, 2007 at 2:31 am

  4. mau nanya,
    kalau kita baca dalam buku diet menurut gol darah, semua makanan yang beracun utk golongan darah, itu dikaitkan dengan lektin. Pertanyaan saya bagaimana mekanisme lektin pada makanan tertentu terhadap golongan darah yang spesifik sehingga bisa merugikan, tidak berpengaruh, atau bahkan menguntungkan.
    Terima kasih

    kesuma sayuti

    30 October, 2008 at 8:59 am


Leave a Reply