Ada info bagus dari Mbak Rita Nusaindah.
Ini khusus buat cewek loh.
click this
Ada info bagus dari Mbak Rita Nusaindah.
Ini khusus buat cewek loh.
click this
![]()
Setelah pagi ini berkunjung ke rumah Bapak T.O. Suprapto, pendiri Joglo Tani saya mendapat banyak informasi berharga, bahkan pencerahan. Pada awalnya saya berkunjung untuk mengundang beliau pada sebuah program penyuluhan pertanian dari kegiatan Pengabdian Masyarakat Pramuka UGM, maka kami pun berbincang-bincang mengenai program tersebut. Setelah kami (saya dan adik saya, Dimi) memaparkan data demografis dan sebagainya, beliau mengatakan bahwa mereka (warga tempat pengabdian masyarakat) perlu memahami aliran energi siklus nutrisi. Wah, penjelasannya agak panjang lebar soal ini. Tapi saya akan menceritakan apa yang terjadi kurang lebih satu jam setelah itu.
Sepasang suami istri (terlihat masih muda) dengan menggandeng seorang anak laki-laki balita masuk dan berkata ingin berkonsultasi mengenai beternak bebek. Si suami bekerja di sebuah restoran di jalan Magelang, dan si istri mengasuh si adek sambil beternak bebek. Mereka menjadikan bisnis telur bebek ini sebagai tambahan, dan selalu memantau dan melakukan evaluasi bisnis mereka setiap bulannya. Bebek mereka cukup banyak jumlahnya, sekitar 350 ekor. Tetapi mereka mengeluh bebek-bebek mereka bertelur lebih banyak pada musim panas dan bertelur lebih sedikit di musim hujan. Jadi, pada musim hujan target mereka tidak tercapai.
Meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua pintu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam wawancara. Alasannya ? tidak smart dan taktis dalam menjawab pertanyaan.
1. Ceritakan tentang diri anda
Erina Collins, seorang agen rekruitmen di Los Angeles menyatakan seringkali ada perbedaan yang mengejutkan antara ketika kita membaca lamaran seseorang dengan saat berhadapan dengan si pelamar. “Pengalaman menunjukkan, surat lamaran yang optimis tidak selalu menunjukkan bahwa pelamarnya juga sama optimisnya,” kata Erina. Ketika pewawancara menanyakan hal yang sederhana seperti “Di mata anda, siapa anda?” atau “Ceritakan sesuatu tentang anda”, banyak pelamar menatap pewawancaranya dengan bingung dan lalu seketika menjadi tak percaya diri.
“Saya merasa biasa-biasa saja” atau “tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang diri saya” seringkali menjadi jawaban yang dipilih pelamar sebagai upaya merendahkan diri. Selama ini banyak artikel karir konvensional yang menyarankan agar anda sebaiknya merendahkan diri sebisa mungkin, sebagai upaya mencuri hati si pewawancara. “Tapi ini jaman modern. Jawaban yang terlalu merendah dan banyak basi-basi hanya menunjukkan bahwa anda sebenarnya tidak yakin dengan diri anda. Dan perusahaan masa kini tidak butuh karyawan seperti itu,” tegas Erina.
Pengalaman Eliana Burthon, staf humas sebuah hotel berbintang di New York mungkin menarik untuk disimak. Ketika pewawancara memberinya satu menit untuk bercerita tentang dirinya, Eliana mengatakan “Saya Eliana Burthon, anak pertama dari lima bersaudara. Sejak SMA, saya aktif di koran sekolah. Disitu saya menulis, mewawancarai orang-orang di sekitar saya dan berhubungan dengan mereka. Dari situ saya sadar alangkah menariknya bisa bertemu dengan orang banyak, berdiskusi dan mengetahui banyak hal dari mereka. Diluar itu, saya senang musik, membaca dan traveling.Ketika kuliah, saya sering menulis pengalaman jalan-jalan saya, atau sekedar memberi referensi kaset yang sedang laris untuk koran kampus saya.”
“Jika seseorang terpanggil menjadi tukang sapu jalan,
hendaknya ia menyapu jalan sebagaimana Michaelangelo melukis atau
Bethoven mencipta musik atau
Shakespeare menulis puisi.
Hendaknya ia menyapu jalan dengan sangat baik
sehingga segenap isi surga dan bumi
serentak menghentikan kegiatan mereka dan berkata,
disini tinggal seorang penyapu jalan yang agung,
yang menjalankan tugasnya dengan sangat baik.”
(Martin Luther King)
So, whoever you are..
No matter what color you are..
whatever you do for your life..
Be proud of yourself..
and Do the best you can do!
Kemarin saya janji untuk ulas mengenai Smith System.. sekarang saya penuhi nih..
SMITH SYSTEM = Precaution = Tindakan pencegahan, yaitu suatu seri teknik yang saling terkait untuk mengemudi. Smith system dapat membantu pengemudi untuk melihat, berpikir, dan bertindak dalam berkendara di jalan raya.
LATAR BELAKANG
Orang yang berjasa dalam hal ini adalah Harold L Smith (USA). Ceritanya begini:
Bermula dari tingginya angka motor vehicle crash / accident yang unfortunately disebabkan karena masih kurang memuaskannya tindakan pencegahannya pada lebih dari ½ abad yang lalu, maka Harold L Smith memperkenalkan “The Space cushion, Eye system of driving“. Saking beliau concern-nya terhadap hal ini, maka pada tahun 1948 beliau mengajarkan “ The Eye – Mind coordination “. Kemudian pada tahun 1952, mulailah dikampanyekan Perubahan Kebiasaan Mengemudi dengan “THE FIVE KEYS TO SPACE CUSHION DRIVING“ yang dikenal dengan “SMITH SYSTEM“
Udah ada yang pernah dengar Smith System? Belom? Apaan siy Smith System? Kue tingkat dua full coklat yang di atas nya ada hiasan bunganya? BUKAN!! Penasaran? Ok, Ok, saya kenalkan nih.
Smith System adalah suatu metode dalam menjaga keselamatan pribadi di jalan raya. Kalo menurut kata-kata saya, self prevention gitu loh.. Metode ini sudah banyak dipergunakan di negara-negara maju. Bagaimana dengan di Indonesia? Indonesia sendiri sudah mulai menerapkan sistem ini. Beberapa perusahaan besar mengharuskan bahkan meng-kursus-kan karyawannya untuk menerapkan self prevention berkendara ini. Salah satunya yaitu PT Chevron Pacivic Indonesia.
Smith system terdiri atas 5 langkah yang meliputi segala unsur untuk keselamatan berkendara. Ngga banyak-banyak, cuma 5 aja. Apa aja sih 5 langkah itu? Sabar ya, saya akan ulas pada next session..
Selamat datang di Geasy. Geasy ini adalah singkatan dari gizi is easy. Yup, gizi itu mudah; M-U-D-A-H. Gizi adalah faktor terpenting dalam hidup. “Let food be your medicine and medicine be your food” kata Pakde Hippocrates. Trus ada pepatah satu lagi: “You are what you eat” nah, yang ini kata simbah-simbah jaman dulu, hehehe..
Di sini saya ingin perkenalkan bahwa gizi itu faktor penting dalam hidup. Dari bentuk janin nol minggu aja kita udah butuh gizi. salah-salah managemen gizi, misalnya aja kurang asam folat, janin bisa berkembang tidak sempurna, dan terlahir cacat. Trus bayi, berkembang menjadi anak usia pra sekolah, anak usia pra sekolah, remaja, dewasa, yang perempuan akan menjadi ibu hamil, lalu menyusui, trus akhirnya menua menjadi manusia lanjut usia. Itulah siklus kehidupan. dan pada setiap tahapnya perlu dukungan gizi.
Gizi yang baik akan menunjang fisiologis tubuh, sistem imun, sistem pernapasan, dll. Maka dari itu, lebih baik kita meletakkan gizi ke dalam preventif, bukan dalam manajemen kuratif (supportive system). Atau gampangnya, mari kita beri dukungan gizi yang baik sesuai kebutuhan masing-masing, karena kalau sudah sakit, udah telat gitu loh..
Gizi itu penting, see? tapi mudah kok. Mo tau caranya? Just read for more..