Category Archives: Nutrition's corner

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang umum di negara berkembang. Hipertensi yang tidak segera ditangani berdampak pada munculnya penyakit degeneratif, termasuk penyakit jantung (Congestif Heart Failure - CHF), gagal ginjal (end stage renal disease), dan penyakit pembuluh darah perifer. Hipertensi sering disebut “a silent killer” sebab penderita hipertensi dapat saja tidak menunjukkan gejala hipertensi (asymptomatic) selama bertahun-tahun dan tiba-tiba mendapat serangan stroke atau jantung yang fatal.

Meskipun tidak ada pengobatan untuk keadaan ini, tetapi tindakan prevensi dan manajemen dapat dilakukan untuk mengurangi insidensi dan kekambuhan penyakit. Peningkatan kejadian penyakit kardiovaskuler (Cardiovasculer Disease – CVD) pada 2 dekade terakhir menyebabkan deteksi dini dan kontrol hipertensi ditingkatkan. Penekanan pada perubahan gaya hidup (lifestyle) berperan penting baik untuk mencegah hipertensi primer maupun manajemen hipertensi.

Dari seluruh penderita hipertensi, 90-95%-nya adalah penderita hipertensi esensial atau hipertensi primer, yang penyebabnya tidak diketahui. Hampir bisa dipastikan disebabkan oleh banyak faktor, termasuk disfungsi ginjal. 5% penderita hipertensi merupakan hipertensi sekunder yang penyebabnya adalah penyakit lain, biasanya penyakit endokrin. Karena berkaitan dengan penyakti lainnya, hipertensi jenis ini dapat disembuhkan. Artikel ini akan membahas definisi hipertensi, patofisiologi hipertensi, hingga bagaimana cara mengatasi hipertensi. Read More »

Anda sering mengalami kram?

Selain karena Anda kecapaian dan kurang olahraga, menurut Michael Zimmermann, M.D. (2001) dalam Pocket Guide to Micronutrients in Health and Disease, mungkin ada hubungannya dengan mikronutrien yang Anda konsumsi. Misalnya, anda kekurangan potassium, magnesium, dan atau kalsium. mikronutrien tersebut dapat ditemukan pada buah-buahan, sayuran, produk susu rendah lemak, dan produk gandum (whole grains). Konsumsi cairan yang cukup selama cuaca yang panas dan selama berkegiatan outdoor atau pun berolahraga juga mencegah kram karena dehidrasi.

Rekomendasi Mikronutrien
Vitamin E: 200-400 mg
Mengurangi kram kaki pada malam hari. Juga membantu mengurangi kram otot selama masa hamil. Selama latihan yang berat, stress oksidatif berkontribusi dalam kelelahan otot (muscle fatigue) dan kram; vitamin E membantu memproteksi terjadinya stress oksidatif.

Read More »

msg_mono_sodium_glutamate.jpgMelihat press release “Kontroversi Monosodium Glutamate (MSG) pada Kesehatan dan Kecerdasan” yang juga merupakan scientific meeting Persagi DIY (28 Februari 2008), membuat saya bertanya-tanya. Tujuan scientific meeting ini adalah untuk memberitahukan kepada masyarakat tentang fakta ilmiah terbaru MSG. Akan tetapi, mengapa dibuat berakhir dengan kontroversi?

Pada seminar tersebut diungkapkan oleh Turiadi dari PT Ajinomoto sebagai pembicara ketiga, masalah-masalah kesehatan yang kerap dihubungkan dengan MSG adalah: msg1.gifkerusakan otak, Chinese Restaurant Syndrome, asma, akumulasi dalam darah, kanker, dan akibatnya pada janin. Selanjutnya, beliau mengungkapkan penelitian-penelitian terbaru mengenai permasalahan di atas.

KERUSAKAN OTAK

Olney (1969) mengungkapkan MSG dosis tinggi mungkin merusak fungsi otak manusia. Ia mengatakan hal ini karena penelitiannya pada bayi tikus (mencit) yang diberikan MSG dosis 0.5-4.0 g/kg berat badan (setara dengan 30-240 g/60 kg, ini merupakan dosis yang sangat tinggi). Hasilnya, terjadi kerusakan otak pada mencit tersebut. Penelitian ini di-counter dengan pernyataan, “suntikan dan makan paksa MSG sangat tidak relevan dengan konsumsi MSG secara normal bersama makanan. Pengaruh negatif tidak ada ketika MSG dosis tinggi ditambahkan ke dalam makanan.”

Read More »

 Press Release

cimg8600b.jpgMasih dalam serangkaian peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) tahun 2008, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPD Persagi) Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Scientific Meeting (pertemuan ilmiah) bertajuk “Kontroversi Monosodium Glutamate (MSG) pada Kesehatan dan Kecerdasan”. Seminar bertempat di Auditorium Rumah Sakit Bethesda pada tanggal 28 Februari 2008. Acara dibuka oleh ketua DPD Persagi DIY, Sri Hartati, SKM, M.Kes.

Para pembicara seminar terdiri atas pakar di bidangnya. Pembicara pertama adalah dr. Endi Paryanto, Sp.A(K), MPH, yang membahas “Tumbuh kembang dan Kecerdasan”. Dipaparkan dr. Endi bahwa tumbuh kembang otak yang pesat terjadi pada masa kehamilan Trimester ke-3 sampai anak berumur 2 tahun. Periode ini disebut masa kritis untuk tumbuh kembang otak. Lebih lanjut dikatakan bahwa nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang otak seperti DHA terdapat pada ASI. Oleh karena itu bayi yang mendapatkan ASI sebenarnya tidak perlu diberikan suplementasi DHA dan AA

Read More »

mei.jpg Artikel oleh: Meike Mayasari, S.Gz.

Kebutuhan akan zat gizi mutlak bagi tubuh agar dapat melaksanakan fungsi normalnya. Pada dasarnya kebutuhan makanan bagi olahragawan tidak atau sedikit berbeda dari yang bukan olahragawan. Dalam hal ini makanan yang diperlukan tubuh adalah makanan yang seimbang dengan kebutuhan tubuh sesuai dengan umur dan jenis pekerjaaan yang dilakukan sehari-harinya. Untuk olahragawan karena aktivitas sehari-harinya lebih berat dari orang bukan olahragawan, maka porsi makanannya harus lebih besar disesuaikan dengan jenis olahraganya (ringan, sedang, berat). Terkait dengan kebutuhan protein, sampai saat ini banyak olahragawan maupun orang biasa yang ingin membentuk otot percaya bahwa dengan makan banyak sumber protein maka pembentukan otot akan lebih cepat. Namun, sejauh mana asupan tinggi protein untuk pembentukan otot, berikut akan di jelaskan.

Read More »

poster-pugs.jpg

mknringn12.jpg“Energen dengan Sigmavit, suatu paduan vitamin, mineral, dan protein dalam jumlah dan komposisi tepat yang dibutuhkan tubuh dalam fase pertumbuhan, perkembangan dan pemeliharaan kesehatan. Energen ini tersaji dalam tiga pilihan rasa, coklat, vanila, dan kacang ijo. Penyajian energen ini juga cukup mudah dengan menuangkan air hangat 150 ml ke dalam gelas yang telah berisi energen.Energen ini mengandung beberapa vitamin, yaitu: Vitamin A, Vitamin B Complex, Vitamin D, Vitamin E, dan Kalsium.”

Begitulah bunyi testimonial dari Wikimu sebuah portal informasi komunitas independen dengan konsep partisipatif. Mereka mengangkat mengenai produk energen sereal dari Mayora, dan ternyata mendapat 5 respon positif, dan 1 negatif. Tapi yang lebih hebat lagi pintunet.com sebuah situs suara konsumen yang ternyata mendapatkan 92 opini mengenai energen, both kelebihan dan kekurangan produk, tapi kebanyakan nadanya memuji energen. Kesimpulannya, energen banyak disenangi konsumen. Tapi 1 hal yang sangat saya sayangkan: iklannya tidak mendidik.

Mengapa saya mengatakan demikian? Energen mengatakan produknya memenuhi 4 sehat 5 sempurna. Padahal, seperti yang saya bahas pada artikel “Pedoman Umum Gizi Seimbang” sejak tahun 1992 Indonesia sudah mempunyai pedoman baru. Pedoman Umum Gizi Seimbang, namanya. Ada 13 pesan di dalamnya.

PUGS memang bukan untuk dihapalkan seperti pelajaran untuk anak SD; PUGS dicanangkan untuk dipahami, dan tentu saja diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Against 4 sehat 5 sempurna, jauh lebih banyak dan jauh dari kesan praktis, tetapi 13 pesan ini justru lebih dekat dengan kesehatan dan detail, mudah dipraktekkan.

Untuk lebih membandingkan, coba kita lihat pesan 4 sehat 5 sempurna (4S5S). Pada pesan tersebut, dikatakan bahwa untuk tumbuh dan berkembang secara sehat, dibutuhkan komponen nasi (sumber karbohidrat), lauk hewani (sumber protein hewani), lauk nabati (sumber protein nabati), sayur, buah (sumber vitamin dan mineral) dan susu. Di sana tidak di atur mengenai kuantitas dari masing-masing unsur. Maksud saya, setiap orang yang menerima pesan ini akan bebas mengartikan sesuai opini masing-masing.

“Apakah dengan mengkonsumsi seluruh unsur tersebut dengan jumlah yang semuanya sedikit (asal ada saja), maka saya akan menjadi sehat?”

“Apakah dengan banyak makan daging dan jerohan dengan sedikit makan sayur, saya akan selamat?”

“Apakah minum susu setiap hari akan membuat saya tambah sehat atau malah makin sakit?”

Lagi-lagi ini masalah porsi, komposisi, dan hal-hal lain yang diperlukan untuk hidup sehat.

Semoga masyarakat Indonesia semakin mengenal, memahami dan menerapkan PUGS, dan kepada seluruh ahli gizi dan mahasiswa gizi Indonesia, mari kita masyarakatkan PUGS!

Related article:
Pedoman Umum Gizi Seimbang,, apaan tuh?

onion_news2561.jpgMemenuhi permintaan seorang teman, maka saat ini, saya membahas mengenai diet pada usia lanjut.

Secara singkat, pengaturan diet pada usia lanjut bertujuan agar yang bersangkutan tetap dapat berproduktivitas tinggi.

Cara mengaturnya antara lain:
1. Jumlah energi sehari lebih rendah daripada dewasa muda.

2. Susunan makanan sehari hendaknya terdiri dari campuran tiga kelompok bahan makanan, yaitu:

a. Sumber Energi, antara lain: beras dan hasil olah, roti, mie, ubi, dan kentang. Makan 3-5 gelas nasi sehari. Energi sebaiknya tidak berasal dari energi “kosong” seperti permen, minuman ringan (softdrink). kue manis dan makanan penutup. Kalau makan snack, nasi dikurangi.

b. Sumber zat pembangun, antara lain susu dan hasil olah, daging, ayam, ikan telur, kacang-kacangan dan hasil olah, seperti tempe dan tahu. Makanan sumber protein harus cukup (1 g/kg BB/hari). Minum susu rendah lemak 1 gelas sehari, 2 potong ayam/ikan dan 3-4 potong tempe/tahu.

c. Sumber zat pengatur, yaitu sayur dan buah. Utamakan sayur kacang-kacangan, sayuran daun berwarna hijau, merah-jingga dan kuning-jingga, seperti bayam, daun singkong, tomat, wortel, jeruk dan pepaya. Makan 2-3 mangkok sayuran dan 2-3 porsi buah-buahan sehari.

2. Dianjurkan makan ikan (tawar, laut) secara teratur 3-4 kali seminggu untuk mencegah penyakit jantung.

3. Usahakan minum segelas susu setiap hari. Kalau tidak tahan, susu dapat diganti dengan bubur kacang hijau, susu kedelai, dan lain-lain.

4. Sebaiknya banyak makan sayur dan buah-buahan untuk mencegah sembelit. Sayur dan buah mengandung vitamin dan mineral yang sangat diperlukan.

5. Minum air putih dalam jumlah cukup, sekitar 8 gelas sehari.

6. Olah raga secara teratur. Tetap, untuk menjaga kebugaran tubuh, olahraga ringan seperti jalan santai setiap akhir pekan sangat disarankan.

Read More »

“Wah, Bapak masuk rumah sakit lagi! Gula darahnya sampai 510!” Begitulah bunyi sms seorang dari seorang ibu yang saya kenal dekat. Suaminya sudah sering masuk rumah sakit. Terakhir yang saya ingat, setahun yang lalu beberapa kali masuk RS pas pada saat lebaran. Mungkin terlena dengan suguhan kue-kue dan es krim yang jelas sangat menggoda!

Sangat dianjurkan kepada penderita diabetes untuk meningkatkan pengetahuan tentang program makanan, merencanakan makan dan makanan sehat. Kesemuanya bertujuan untuk:
1. Membuat dan mengatur kadar gula darah mendekati normal.
2. Menurunkan gula dalam urin menjadi negatif.
3. Mencapai berat badan normal (bagi diabetesi yang gemuk)
4. Diabetesi dapat melakukan pekerjaan sehari-hari seperti biasa.

Tetapi bagaimana caranya?
Menyesuaikan makanan dengan kesanggupan tubuh menggunakannya.
Ada 3J yang harus diingat, yaitu:
JADWAL-JUMLAH-JENIS
1. Jadwal makan (3x makanan pokok + 3x selingan)
2. Jumlah kalori sesuai dengan yang ditentukan
3. Jenis makanan: yang dilarang dengan yang dibatasi.

Makanan apakah yang dianjurkan?
1. Sumber karbohidrat kompleks, seperti nasi, roti, mie, singkong, kentang, ubi, dan sagu.
2. Sumber protein rendah lemak, seperti ikan, ayam tanpa kulit, susu skim, tempe, tahu, dan kacang-kacangan.
3. Sumber lemak dalam jumlah terbatas. Makanan terutama diolah dengan cara dipanggang, dikukus, disetup, direbus, dan dibakar.

Read More »