Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang umum di negara berkembang. Hipertensi yang tidak segera ditangani berdampak pada munculnya penyakit degeneratif, termasuk penyakit jantung (Congestif Heart Failure - CHF), gagal ginjal (end stage renal disease), dan penyakit pembuluh darah perifer. Hipertensi sering disebut “a silent killer” sebab penderita hipertensi dapat saja tidak menunjukkan gejala hipertensi (asymptomatic) selama bertahun-tahun dan tiba-tiba mendapat serangan stroke atau jantung yang fatal.
Meskipun tidak ada pengobatan untuk keadaan ini, tetapi tindakan prevensi dan manajemen dapat dilakukan untuk mengurangi insidensi dan kekambuhan penyakit. Peningkatan kejadian penyakit kardiovaskuler (Cardiovasculer Disease – CVD) pada 2 dekade terakhir menyebabkan deteksi dini dan kontrol hipertensi ditingkatkan. Penekanan pada perubahan gaya hidup (lifestyle) berperan penting baik untuk mencegah hipertensi primer maupun manajemen hipertensi.
Dari seluruh penderita hipertensi, 90-95%-nya adalah penderita hipertensi esensial atau hipertensi primer, yang penyebabnya tidak diketahui. Hampir bisa dipastikan disebabkan oleh banyak faktor, termasuk disfungsi ginjal. 5% penderita hipertensi merupakan hipertensi sekunder yang penyebabnya adalah penyakit lain, biasanya penyakit endokrin. Karena berkaitan dengan penyakti lainnya, hipertensi jenis ini dapat disembuhkan. Artikel ini akan membahas definisi hipertensi, patofisiologi hipertensi, hingga bagaimana cara mengatasi hipertensi. Read More »




Melihat
kerusakan otak, Chinese Restaurant Syndrome, asma, akumulasi dalam darah, kanker, dan akibatnya pada janin. Selanjutnya, beliau mengungkapkan penelitian-penelitian terbaru mengenai permasalahan di atas.
Masih dalam serangkaian peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) tahun 2008, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPD Persagi) Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Scientific Meeting (pertemuan ilmiah) bertajuk “Kontroversi Monosodium Glutamate (MSG) pada Kesehatan dan Kecerdasan”. Seminar bertempat di Auditorium Rumah Sakit Bethesda pada tanggal 28 Februari 2008. Acara dibuka oleh ketua DPD Persagi DIY, Sri Hartati, SKM, M.Kes.






