KADARZI gitu loh!

No, no.. Don’t tell me that you’ve never heard about this one! Padahal kadarzi merupakan basic ilmu yang perlu diterapkan oleh setiap keluarga loh! Istilah ini sudah digunakan sejak awal tahun 1970-an. OKay supaya Anda semakin tidak ketinggalan informasi, saya akan jelaskan pada sesi ini. Bentuknya Q&A secara singkat aja yah.. soo Check this out!

KELUARGA SADAR GIZI (Kadarzi) itu apa sih? Kok baru denger?
Kadarzi adalah keluarga yang berperilaku gizi seimbang, mampu mengenali dan mengatasi masalah gizi anggotanya.
Dilaksanakan di tingkat puskesmas dengan melakukan sosialisasi di posyandu-posyandu di wilayah kerjanya. Kalo Posyandu di daerah Anda aktif, Anda pasti kena program ini. Tapi kalo engga, ya wajar baru dengar sekarang.

Lalu PERILAKU GIZI SEIMBANG itu apa?
Perilaku gizi seimbang adalah pengetahuan, sikap dan praktek keluarga meliputi mengkonsumsi makanan seimbang dan berperilaku hidup sehat.

Lha, trus MAKANAN SEIMBANG itu apa?
Makanan seimbang adalah pilihan makanan keluarga yang mengandung semua zat gizi yang diperlukan masing-masing anggota keluarga dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan dan bebas dari pencemaran.

MENGAPA SASARANNYA KELUARGA?
1. PENGAMBILAN KEPUTUSAN dalam bidang pangan, gizi dan kesehatan dilaksanakan terutama di tingkat keluarga
2. SUMBER DAYA dimiliki dan dimanfaatkan di tingkat keluarga
3. MASALAH GIZI yang terjadi di tingkat keluarga, erat kaitannya dengan perilaku keluarga, tidak semata-mata disebabkan oleh kemiskinan dan ketidaktersediaan pangan
4. KEBERSAMAAN antar keluarga dapat memobilisasi masyarakat untuk memperbaiki keadaan gizi dan kesehatan

Contoh perilaku SADAR GIZI:
1. Memantau berat badan secara teratur
2. Makan beraneka ragam
3. Hanya mengkonsumsi garam beryodium
4. Memberikan hanya ASI saja kepada bayi sampai usia 6 bulan
5. Mendapatkan dan memberikan suplementasi gizi bagi anggota keluarga yang membutuhkan.
6. Mengikuti Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS)

Mengapa perlu memantau berat badan secara teratur ?
1. Perubahan berat badan menggambarkan perubahan konsumsi makanan atau gangguan kesehatan. Bahkan pada anak bayi dan balita, indikator BB/U (berat badan per umur) menandakan status gizi di masa sekarang.
2. Menimbang dapat dilakukan oleh keluarga dimana saja.
3. Keluarga dapat mengenali masalah kesehatan dan gizi anggota keluarganya
4. Keluarga mampu mengatasi masalahnya baik oleh sendiri atau dengan bantuan petugas
Mengapa perlu makan beraneka ragam?
1. Tubuh manusia memerlukan semua zat gizi (energi, lemak, protein, vitamin dan mineral) sesuai kebutuhan
2. Tidak ada satu jenis bahan makanan pun yang lengkap kandungan zat gizinya
3. Mengkonsumsi makanan beraneka ragam yang mengandung sumber energi, lemak, protein, vitamin dan mineral untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi
4. Apabila tersedia pilihlah makanan yang telah diperkaya dengan zat gizi tertentu. Maksudnya produk fortifikasi, seperti kecap dengan fortifikasi Fe, mentega dengan fortifikasi Zn, susu anak dengan fortifikasi omega 3, dll.

Mengapa keluarga perlu selalu mengkonsumsi garam beryodium?
1. Zat yodium diperlukan tubuh setiap hari
2. Gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY) menimbulkan penurunan kecerdasan, gangguan pertumbuhan dan  pembesaran kelenjar gondok
3. Kandungan zat yodium dalam air dan tanah di beberapa daerah belum mencukupi kebutuhan

Mengapa ibu harus memberikan ASI saja kepada  bayi sampai usia 6 bulan ?
1. ASI merupakan makanan bayi yang paling sempurna, bersih dan sehat
2. ASI dapat mencukupi kebutuhan gizi bayi untuk tumbuh kembang dengan normal sampai berusia 6 bulan (ASI Eksklusif)
3. Praktis karena lebih mudah diberikan setiap saat
4. Meningkatkan kekebalan tubuh bayi
5. Menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi

Bagaimana menyusui secara eksklusif ?
1. Mulai memberikan ASI SEGERA setelah lahir
2. Jangan diberikan makanan lain sampai bayi berumur 6 bulan
3. Berikan ASI melalui payudara kiri dan kanan BERGANTIAN setiap kali menyusui
4. Ibu menyusui perlu minum dan makan lebih banyak dengan MENU SEIMBANG

Mengapa perlu suplementasi zat gizi ?
1. Kebutuhan zat gizi pada kelompok bayi, balita, ibu hamil dan ibu menyusui meningkat dan seringkali tidak bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari, terutama vitamin A untuk balita, zat besi untuk ibu dan yodium untuk penduduk di daerah endemis gondok
2. Suplementasi zat gizi (tablet, kapsul atau bentuk lain) diperlukan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi tersebut
3. Apabila kebutuhan zat-zat gizi tersebut dipenuhi dari pengkayaan makanan, maka suplementasi zat gizi dapat dihentikan secara bertahap

Bagaimana tindak lanjut Kadarzi?
Kadarzi ini diwujudkan pada UPGK (Upaya Peningkatan Gizi Keluarga). Awalnya (sekitar tahun 1963) PPMR (Panitia Perbaikan Makanan Rakyat) dilaksanakan di 8 Provinsi (Jateng, Jatim, DIY, Jawa Barat, Bali, NTB, Sumut, dan Sumsel) saja. Namun setelah melalui pengembangan dan pemantapan, dilandasi dengan tujuan untuk memperbaiki gizi seluruh keluarga, maka muncullah istilah Kadarzi ini. Ditambah dengan kenyataan bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh keluarga bersama masyarakat dan perlu dibimbing oleh petugas serta merupakan bagian dari pembangunan keluarga kecil bahagia sejahtera, maka UPGK resmi dilaksanakan melalui Inpres No 14/1974 yang kemudian diperbarui dengan Inpres No. 20/1979. Maka, sejak saat itu, upaya perbaikan gizi di kembangkan ke seluruh provinsi di Indonesia.

Begitu sodara-sodara.. mari kita masyarakatkan Kadarzi!

This entry was posted in Nutrition's corner. Bookmark the permalink.

4 Responses to KADARZI gitu loh!

  1. Rafadira Noiseberry says:

    Hai mbak!!! Makasih banget blognya. Secara ga langsung udah ngebantu aku nyelesein tugas tata boga-ku tentang KADARZi. thanks yach!!

  2. Menurut saya kadarzi masih perlu di tingkatkan lagi karena masih banyak yang belum menyadari atau mengetahui apa itu kadarzi terutama di daerah-daerah pedalaman yang belum mengetahui apa itu kadarzi,jadi masih perlu di lakukan penyuluhan atau pemberitahuan mengenai kadarzi tersebut agar masyarakat tersebut bisa melakukannya dan menerapkannya di kehidupan masyarakat masing-masing.

  3. ani rafika says:

    assalamu alaikum…makasih yaa blognya..b’coz dengan blognya mba’ tugas q bisa selesai…thankss bwanget yaa kak

  4. ririnneneng says:

    mba bs mnta tlng gak…di tulis referensinya…tx bgt….

Kasih komen dong

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s