Kenali Zat Anti Gizi (3): Asam Askorbat Oksidase

Asam askorbat oksidase atau disingkat askobase merupakan enzim yang hanya mengkatalisis reaksi oksidasi asam askorbat saja, baiki asam askorbat alami ataupun sintesis, tetapi tidak mengkatalisis senyawa yang lain misalnya sistein, glutation,tirosin dan phenol. Enzim heksosidase tersebut mempunyai aktifitas optimal pada pH 5,6 – 5,9. Asam askorbat oksidase dapat mengakibatkan defisiensi vitamin C akibat intake zat gizi yang kurang dari makanan.

Penasaran?

Sifat-sifat:

– Asam askorbat menunjukkan metallo-enzim, larut dalam garam dan mempunyai berat molekul 150.000.
– Ko-enzim mengandung 6 atom tembaga untuk setiap molekul protein.
– Seiring dengan kenaikan kadar tembaga, elemen ini membentukbagian dari enzim.
– Dengan kenaikan suhu 10 °C (diatas nol) jumlah vitamin yang dioksidasikan naik 2- 2,5 kalinya, dan aktifitas optimal didapatkan didaptkan pada suhu sekitar 38 °C. Asam askorbat oksidase berperan dalam batas yang luas dari pH 4-7, tetapi pengaruh maksimal adalah antara pH 5,6 – 6,0 dan jika ph diturunkan 2,0 maka enzim menjadi inaktif.

Terdapat pada bahan makanan:

Tanaman kobis Cucurbita mexima (labu), ketimun, apel, selada, cress (sejenios seledri yang daunnya pedas) buah persik, bunga kol, sejenis bayam, kacang hijau, kapri, wortel, kentang, pisang, tomat, beet dan koherabsi. Cucurlistacea (ketimun, labu, dan melon kuning) lebih kaya akan asam askuorbat oksidase daripada spesies yang lain.

Pengaruh terhadap tubuh manusia.

Tanaman juga mengandung beberapa senyawa yang mencegah oksidasi atau mereduksi asam askorbat sehingga tanaman menjadi miskin vitamin C. Secara umum kandungan asam askorbat berbanding terbalik dengan aktifitas asam askorbat oksidase. Asam askorbat oksidase dapat mengakibatkan defisiensi vitamin C akibat intake zat gizi yang kurang dari makanan.

Cara mengurangi konsumsi senyawa ini

Kerja enzim dihambat oleh pemanasan enzim selamam 1 menit pada suhu 100 °C dan sangat berkurang oleh perlakuan sulfur dioksida dan dalam larutan gula pekat, enzim juga dihambat sangat kuat oleh flavonoids dari buah – buahan.

This entry was posted in Nutrition's corner. Bookmark the permalink.

15 Responses to Kenali Zat Anti Gizi (3): Asam Askorbat Oksidase

  1. ninik says:

    bagaimana kecenderungan oksidasi vit C ini? apa saja yang memicu? trus apabila dalam suatu beverage mengandung vitamin C ini, apa saja yang bisa mempercepat & menghambat proses oksidasinya? selain browning apakah hasil oksidasi vit C ini juga menimbualkan bau busuk? terimakasih

  2. Rahmawati says:

    Vitamin C ya.. saya buka buku dulu ya, Bu..😀

  3. ikhwan says:

    apa perbedaan iodometri dan iodimetri?

  4. rizal says:

    perbedaan pada iodometri dan iodimetri itu pada tirtran yang di gunakan…iodometri langsung(iodometri) menggunakan titran Na2S2O3,sedangkan iodimetri titrannya I2…

  5. drajat says:

    mau tanya neeh…
    mengapa asam askorbat dapat digunakan sebagai antioksidan, yang menyebabkan apa gitu….????

  6. doni says:

    mw nanya mekanisme biosntesis asam askorbat..??

  7. marta says:

    nanya donk…
    seberapa besar pengaruh asam askorbat ini pada tubuh manusia?????

  8. jeLy says:

    nanya donk…
    seberapa besar pengaruh asam askorbat ini dalam tubuh manuasia????

  9. Imelda says:

    hmm..
    rumus kimianya asam askorbat ap y…???

  10. gmana perlakuan asam askorbat untuk kelengkeng?

    untuk masa simpan

  11. ebzz says:

    dosis asam askorbat yang pas bwat tubuh berapa ya??

  12. restu rd says:

    mau nyak rumus – rumus jenis asam dan basa

  13. Anonymous says:

    Mw tnya reaksi hidrolisis asam askorbat

  14. clariss says:

    asam askorbat = vitamin C

    kebutuhan vitamin C menurut AKG 2004 untuk wanita dan pria dewasa adalah 75-90 mg.

    vitamin C dapat digunakan sebagai antioksidan karena sifatnya yang bisa “mengorbankan dirinya” yaitu dengan mengikat oksidant (radikal bebas) agar tidak merusak ikatan lain.

  15. isak says:

    mau nanya, asam askorbat bersifat mengikat oksidant, atau mudah mengikat oksigen.
    apakah bisa digunakan pada kemasan dg system O2 scaveger “mengikat oksigen dalam kemasan” agar dapat menghambat laju respirasi. “pengemasan buah dan sayur”
    kira-kira asam askorbat yang seperti apa yang digunakan dalam hal tersebut????

    mohon bantuanya ya,,,,makasih. ^_^

Kasih komen dong

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s