Diet Usia Lanjut

onion_news2561.jpgMemenuhi permintaan seorang teman, maka saat ini, saya membahas mengenai diet pada usia lanjut.

Secara singkat, pengaturan diet pada usia lanjut bertujuan agar yang bersangkutan tetap dapat berproduktivitas tinggi.

Cara mengaturnya antara lain:
1. Jumlah energi sehari lebih rendah daripada dewasa muda.

2. Susunan makanan sehari hendaknya terdiri dari campuran tiga kelompok bahan makanan, yaitu:

a. Sumber Energi, antara lain: beras dan hasil olah, roti, mie, ubi, dan kentang. Makan 3-5 gelas nasi sehari. Energi sebaiknya tidak berasal dari energi “kosong” seperti permen, minuman ringan (softdrink). kue manis dan makanan penutup. Kalau makan snack, nasi dikurangi.

b. Sumber zat pembangun, antara lain susu dan hasil olah, daging, ayam, ikan telur, kacang-kacangan dan hasil olah, seperti tempe dan tahu. Makanan sumber protein harus cukup (1 g/kg BB/hari). Minum susu rendah lemak 1 gelas sehari, 2 potong ayam/ikan dan 3-4 potong tempe/tahu.

c. Sumber zat pengatur, yaitu sayur dan buah. Utamakan sayur kacang-kacangan, sayuran daun berwarna hijau, merah-jingga dan kuning-jingga, seperti bayam, daun singkong, tomat, wortel, jeruk dan pepaya. Makan 2-3 mangkok sayuran dan 2-3 porsi buah-buahan sehari.

2. Dianjurkan makan ikan (tawar, laut) secara teratur 3-4 kali seminggu untuk mencegah penyakit jantung.

3. Usahakan minum segelas susu setiap hari. Kalau tidak tahan, susu dapat diganti dengan bubur kacang hijau, susu kedelai, dan lain-lain.

4. Sebaiknya banyak makan sayur dan buah-buahan untuk mencegah sembelit. Sayur dan buah mengandung vitamin dan mineral yang sangat diperlukan.

5. Minum air putih dalam jumlah cukup, sekitar 8 gelas sehari.

6. Olah raga secara teratur. Tetap, untuk menjaga kebugaran tubuh, olahraga ringan seperti jalan santai setiap akhir pekan sangat disarankan.


Contoh menu
Menu lanjut usia I:
Pagi
nasi lembik
telur dadar
tempe bacem
sop sayuran
susu

selingan pagi (pukul 10.00)
bubur kacang hijau

siang
nasi lembik
semur daging giling
tahu bumbu kuning
pecel sayuran
pisang ambon

selingan sore (pukul 16.00)
sus isi vla

malam
nasi lembik
perkedel daging giling
tim tahu
sayur bening bayam
jeruk

Menu lanjut usia II:
Pagi
pancake madu
jus buah (tomat)

selingan pagi (pukul 10.00)
Roti bun isi cream soup

siang
kentang bakar
burger ikan
tahu bungkus
sup bayam dan labu
buah segar (pepaya)

selingan sore (pukul 16.00)
crepe coklat isi pisang raja

malam
nasi ayam hainan
tahu isi saus asam manis
sup labu siam
buah segar (jeruk)

selingan malam (supper)
susu coklat (skim)

Related article:

Suplemen untuk lansia, perlukah?

This entry was posted in Nutrition's corner. Bookmark the permalink.

2 Responses to Diet Usia Lanjut

  1. budi setiawan says:

    Assalamu’alaikum Wr Wb
    Terima kasih atas tulisannya Insya Allah bermanfaat sekali kebetulan ada orang tua yang membutuhkan bisa langsung diberikan, namun bila ada takaran rumah tangganya bisa lebih bermanfaat.

    >>> wa ‘alaikumsalam ww.
    Alhamdulillah bila bisa bermanfaat.
    Pak Budi, URT (ukuran rumah tangga) itu terkait dengan porsi kebutuhan individual, jadi untuk menentukan porsinya, kita membutuhkan data tinggi, berat badan, jenis kelamin dan umur.. sehingga nantinya bisa disesuaikan dengan kebutuhannya.
    Terima kasih

  2. taufiq ali says:

    Luar biasa mb’…
    Terus berjuang ya!

Kasih komen dong

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s