Selamat untuk abang

Malam itu, sekitar pukul setengah dua dini hari, ia menghubungiku. Ia memberiku ucapan selamat karena keberhasilanku mendapat nilai sempurna untuk pendadaran skripsiku. Tapi ternyata bukan itu saja yang ingin disampaikannya. Ia mengatakan bahwa ia telah bertunangan dengan seseorang di sana dan mereka akan menikah di bulan Agustus tahun ini.

Kusadari waktu itu aku sangat kaget. Ternyata ia telah berlalu. Benar-benar berlalu. Tetapi jauh di dalam hati, aku merasa lega. Dia yang pernah aku kecewakan, kini telah menemukan penggantiku. Saat itu aku yakin, dia pantas bahagia. Dia akan bahagia.

Aku pun tersenyum.

Untuk abang, selamat ya. Semoga bahagia!

This entry was posted in My Room. Bookmark the permalink.

6 Responses to Selamat untuk abang

  1. indra1082 says:

    Ya ampun kasian si abang pernah dikecewakan….
    Gak lagi2 kan?? hehehehe
    semua manusia berhak mendapat kebahagiaan bro….eh sist….
    salah lagi…maaf kebiasaan…….

  2. rahmawati says:

    Indra!!!!!
    Uuh, masih aja..

  3. kakanda says:

    Lagi mampir, salam kenal u/ mbak ahli gizi
    semoga dapat atau sudah punya yang lebih baik dari si “abang”

  4. anas says:

    hehehe lagi-lagi nostalgia ceritanya ?
    yup, semoga si abang bisa memperoleh kebahagiaan aja deh😀

  5. ohinitoh says:

    oh ini toh, 1 – 0

  6. ohinitoh says:

    jadi ceritanya mengenang y😦 , harusnya bersedih apa senang ???

    >>> senang dunk.. kan daku sudah ada yang baru.. Aku senang, dia senang, kita bersenang-senang.. Wkwkwkwkwk😀

Kasih komen dong

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s