Al-wara’

Mengutip dari atmaulana.blogspot.com dengan judul “Definisi Zuhud dan Wara'”
http://atmaulana.blogspot.com/2010/01/zuhud.html?m=1

Al-wara’ menurut bahasa jika dikatakan, “wara’a yara’u war’an wa wara’an wa wari’atan.”
artinya menjaga dan menghindari
dari hal-hal yang diahromkan
kemudian digunakan juga untuk
perbuatan menahan diri dari hal
halal yang mubah. pelakunya
disebut wari’un wa mutawarri’un .
lafazh wari’a yaura’u wa yauri’u
artinya menjadi orang yang wara’.
tawarra’a minal-amri artinya
menjauhinya. al-wara’ dapat
menggerakkan ketakwaan.

Menurut pengertian terminologis,
al-wara’ artinya menahan diri dari
hal-hal yang dapat menimbulka
mudharat lalu menyeretnya kepada hal-hal yang haram dan syubhat, karena subhat ini dapat
menimbulkan mudharat.

Sesungguhnya, siapa yang takut
kepada syubhat maka dia telah
membebaskan kehormatan dan
agamanya, dan siapa yang berada
dalam syubhat berarti dia berada
dalam hal yang haram, seperti
penggembala di sekitar tanaman
yang dijaga, yang begitu cepat dia
masuk ke dalamnya.

fatawaa syaikhul islam, 10/615
lihat al-Qaamuus, 3/96, asaasul-
balagaah hal 496
diringkas dari minhajul qaasidin,
hal 324
dan qitabul zuhud

This entry was posted in Islam and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Kasih komen dong

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s