Pasar Sanga-sanga, Kaltim (Traditional market in Sanga-sanga, East Borneo, Indonesia)

image

Pasar Sanga-sanga

Semalam saya baru saja kembali dari Sanga-sanga, Kalimantan Timur, dan siang ini tak sabar segera menulis tentang salah satu pusat keramaian di sana: pasar (tradisional) Sanga-sanga.

image

Pasar sanga-sanga

Pasar Sanga-sanga adalah salah satu tempat favorit saya karena saya bisa mendapatkan berbagai macam bahan makanan, wadai (jajanan), dan juga sarapan (karena pasar ini lengkap dan ramai di pagi hari). Pedagangnya berasal dari berbagai macam suku, diantaranya Banjar, Jawa, dan Bugis.

image

Pasar ikan sanga-sanga

image

Nenek pedagang ikan langganannya mama

Berbagai macam bahan seafood dijual di pasar ikan Sanga-sanga. Ikan patin, tuna, tongkol, kembung, layang, lele, udang galah, kerang, dll.

image

Macam-macam wadai sanga-sanga

Sementara wadainya, pasti bikin siapapun ingin mencobanya. Kue apem, risoles, donat, bingka, untuk-untuk (roti goreng), arem-arem, dll.

image

Yasmine dan ayahnya membeli wadai

image

Dipa menunggu ayah membeli wadai

Tak ketinggalan, berbagai makanan untuk sarapan pun tersedia. Nasi kuning yang merupakan makanan khas Banjar, nasi pecel dan nasi urap yang khas Jawa, lalu yang lainnya ada soto lamongan, dan gado-gado. Semuanya menggugah selera.

Saya pernah tinggal di Sanga-sanga selama lebih kurang 8 bulan, antara tahun 2009-2010. Di sana tinggal keluarga besar suami, dan sebagai pengantin baru saya pun ikut ke sana. Hampir setiap hari, pagi, saya berbelanja ke pasar itu. Sering bersama mama mertua, kadang juga sendiri. Sering jalan kaki, kadang juga naik motor🙂

image

Nasi kuning mama bobby

Pasar tradisional, berbeda dengan pasar modern yang mengharuskan kita untuk swalayan (melayani sendiri). Pasar tradisional memungkinkan kita untuk langsung berinteraksi dengan pedagang, dan melakukan tawar-menawar.

image

Mama bobby, penjual nasi kuning favorit

Pertemuan (hampir) setiap hari dengan para pedagang itu adalah hal yang menyenangkan buat saya. Kita bisa memperhatikan ekspresi mereka, mengamati cara mereka berbicara, kadang juga bisa bercanda dengan mereka, kalau beruntung malah kita bisa mendapatkan bonus :p

image

Nasi kuning

image

Ayam dan telur bumbu bali yang lezat

Sehingga, setelah sekitar setahun saya meninggalkan Sangasanga, saya merasa senang dan mengenali mereka ibali berinteraksi. Saya juga senang ketika mengatahui bahwa beberapa dari mereka masih mengenali saya. Yeah, Sanga-sanga adalah kota kecil, dimana penduduknya saling mengenal satu sama lain. Tak akan sulit bagi mereka untuk mengetahui riwayat keluarga saya🙂

Menyenangkan bisa berinteraksi dengan orang-orang. Senyum dari mereka bisa membuat hati saya tersenyum juga🙂

Suatu saat, ketika saya kembali mengunjungi Sanga-sanga, in sya Allah saya akan mendatangi pasar ini lagi🙂

This entry was posted in Dunia Menulis, Kuliner, My Room and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Pasar Sanga-sanga, Kaltim (Traditional market in Sanga-sanga, East Borneo, Indonesia)

  1. udah luamaa ga ke pasar tradisional. padahal d solo pasar2 tradisionalnya rapih, cuma jauh dari rumah. klo masak, ya ke bibik sayur.. hueheheee..
    cuma klo masak banyak baru k pasar demi murahnya..😀

    btw, itu dipa celananya kemane naak? xixixixi

  2. Hahaha.. Itu tu tiba-tiba ompolnya bocor kenain celananya.. Popok ganti ada, tapi celana cadangan ga bawa. Terpaksalah dia macam toddlers di “baby geniuses 2” yg atasannya rapi jali tapi bawahnya popok doang. Wew :s

    Hihihi.. Aku ga pernah ke pasar selama tinggal di depok.. Ke warung bahan makanan aja atau ke swalayan besar sekalian. Sama nih, pasarnya jauuh.. Makanya sekalinya ketemu pasar Sanga-sanga, seneng banget!😀

    Gimana kabar backpain mu, presty?

  3. Huahahahaa..
    Dasaar. Untung anak cowok yak.. :)))

    Aih, sama maa.. Deketan ke kerfur/lotte/hypermart drpd k pasar klo dr rumahku… Yg murah ya ke bibik sayur itu.. Hahaa..
    So urban!
    -___-°

    Backpain masiiihh.. Tiap malem jd ada alesan minta pijet pak bojo terus.. Xixixi
    Yg kerasa bener sih tangan kanan. Soalnya pas jatoh gendong riri d kiri, otomatis nahan badan pake tangan kanan…

  4. Wuih serem juga ya jatuhnya. berarti backpain nya udah berkurang, cuma tinggal tangan kanan aja yg sakit? bengkak ga? kalau sakit banget rontgent aja biar yakin.. kalau engga (sakit banget) pijat ke tukang urut presty, biar cepet baikan.. kali aja keseleo.. Get well soon ya🙂

  5. ikoiko says:

    Uh, jadi pengen makan nasi kuning pake ikan haruan.. enaaaak😀

  6. Hihihi.. Iya dek.. Memang enaak.. Eh, ngidam dek? :p

    Kalo yasmine dipa doyan loh yg pakai telur bumbu bali..

  7. kikip says:

    sama kangen skli dengan sanga2, kapan ya?

  8. sanga-sanga memang ngangenin.. apa yang paling dikangenin dari Sangasanga?🙂

Kasih komen dong

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s