Happy 5th Anniversary!

you and mef

Mumpung masih bulan Desember, saya mesti nulis sesuatu dalam rangka anniversary pernikahan kami yang ke-5!😀

Saya dan dia bertemu sekitar bulan Agustus 2003 di Gelanggang Mahasiswa UGM, yaitu saat kegiatan Technical Meeting DIKSARPRAM XVIII Pramuka UGM. Saya yang waktu itu baru masuk UGM dan juga ingin bergabung dengan Pramuka UGM, tentunya hadir sebagai peserta TM. Dia sebagai Pemandu Diksarpram-nya.

Saya akui ada getaran saat melihatnya di sana pertama kali. Tapi getaran itu dengan cepat sirna setelah selama beberapa hari menjalani Diksar dan tidak menemukannya di sana, kecuali saat sesi terakhir yaitu pengenalan salah satu Bidang sebagai Badan Kelengkapan Dewan Racana. Saya pikir, pemandu macam apa yang tidak pernah muncul sebagai pemandu? Hehehe..

Bicara soal Bidang, Bidang yang saya maksud adalah Latbinsat (Latihan dan Bina Satuan), dimana dia menjadi salah seorang penanggung jawabnya. Dia sangat ahli di bidang tali temali. Di sesi pengenalan Bidang saat Diksarpram waktu itu, ia bersama timnya membuat simulasi raffling turun dari tebing yang tak begitu tinggi. Saya suka sekali kegiatan fisik seperti ini. Pada tahun berikutnya di Pramuka UGM, saya menjabat koordinator Bidang ini.

Singkat cerita, pada tahun 2005-2006, saya menjabat sebagai bendahara di Racana Tribhuwanatunggadewi (RTBTD) Pramuka UGM. Dan bidang tali temali, saya semakin tekuni. Saya juga hobi edit foto menggunakan aplikasi adobe photoshop, membuat animasi memakai swish, dll, serta naik gunung dan kegiatan cinta alam lainnya; seperti halnya dia. Karena memiliki hal-hal yang sama, kami menjadi semakin dekat. Tapi hubungan itu tak berkembang lebih jauh.

Pada bulan Desember 2006 saya dilantik menjadi ketua RTBTD untuk masa jabatan 2006-2007. Sayangnya, dua hari setelah itu saya mengalami kecelakaan motor bersama ibu saya di depan bank Mandiri cabang UGM. Sangat dekat dengan gelanggang. Kecelakaan itu membuat tulang kaki saya patah di tiga tempat: patah melingkar (di persendian) pada ruas pertama jempol kaki kiri, patah hingga lepas di ruas pertama jempol kaki kiri, dan open fracture pada metatarsal jari pertama kaki kiri. Saya ditangani dengan baik di RS Panti Rapih dan dijadwalkan operasi cito sekitar 2-3 jam setelah itu. Sedangkan ibu saya ada fraktur ringan di tulang rusuknya, dan diputuskan untuk observasi 1 hari di sana.

Semua anak-anak Pramuka yang sedang berada di Gelanggang Mahasiswa langsung menjenguk saya dan ibu di RS. Termasuk dirinya. Karena operasi saya masih cukup lama, maka satu persatu mereka pulang. Tinggallah dia, Mas Lexy, dan Bude Darmo, temannya ibu. Mereka menunggu saya hingga operasi selesai.

Selanjutnya, selama seminggu saya di RS, dia sering menjenguk saya. Katanya, sebagai orang yang juga pernah mengalami kecelakaan motor yang mencederai jempol kaki kiri, ia tahu rasanya seperti apa. Jempol kaki kirinya bahkan putus dalam kecelakaan itu. Dan yang lebih mengejutkan, TKP-nya di depan Kopma UGM, hanya sekitar 4 meter dari TKP kecelakaan saya. What a coincidance!😀

Selama di RS, ia bertemu dengan ibu dan bapak saya. Tanggapan mereka baik sekali. Setelahnya pun ia sangat membantu saya selama saya menjabat sebagai ketua racana di Pramuka UGM.

Pertengahan tahun 2007, kursus CISCO-nya sudah selesai, dan ia pun kembali ke daerah asalnya, Sangasanga, Kalimantan Timur. Sedangkan saya masih harus menyelesaikan kuliah saya di Prodi Gizi Kesehatan UGM.

Desember 2008 kuliah saya selesai, saya melanjutkan pendidikan profesi dietisien hingga 2009, kemudian bekerja sebagai redaktur pelaksana majalah kesehatan Natura. Pertengahan tahun 2009, saya pindah ke rumah orang tua di Duri, Riau.

Putus nyambung selama berhubungan terjadi beberapa kali, tetapi akhirnya pada bulan September 2009, kami melangsungkan lamaran, dan 12 Desember 2009 kami menikah di Duri, Riau.

Begitulah kisah cinta kami.

Saya pernah bertanya kepadanya, mengapa ia memilih saya sebagai istrinya. Mengapa ia sampai sebegitu berjuang untuk menjemput saya dengan membawa segenap keluarga besarnya, dari Sangasanga, jalan darat 3 jam ke Balikpapan, naik pesawat 2 jam ke Jakarta, 1,5 jam lagi naik pesawat ke pekanbaru, dan terakhir ditambah 3 jam lagi jalan darat ke Duri. Butuh energi, uang, waktu, dan tekad yang besar.

Lalu ia pun menjawab saya, “karena bunda yang paling cocok dg ayah. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tetapi kelebihan dan kekurangan yang bunda milikilah yang paling cocok dengan ayah.”

Kata-kata yang keluar dari sosok pendiam seperti dia, membuat saya terkagum, dan diam mengerti. Tak ada yang bisa saya sangkal tentang itu.

Demikianlah kami saat ini telah bersama selama 5 tahun. Orang bilang, pernikahan itu mengubah seseorang. Iya, saya melihat banyak perubahan dari dirinya. Dan saya juga melihat perubahan dari diri saya. Terutama bagaimana kami, setelah pernikahan itu, menyandang gelar ayah dan ibu dari dua orang anak.

Setelah lima tahu berlalu, kami pun menjadi semakin mengenal satu sama lain. Saya menjadi semakin memahami bahwa suami saya jauh dari sosok romantis, tapi ia selalu ada di saat saya sudah tak sanggup untuk “berdiri”. Saya juga memahami bahwa suami saya orang yang pelit ekspresi, pelit bicara, dan pelit perhatian, tetapi saya sudah tahu bagaimana saya bisa membuatnya berbicara banyak, berekspresi lebih sering, dan juga lebih perhatian.

Happy Anniversary, Ayah Eko Susilo Harjo!❤
Maafkan bila selama menjadi istri, masih banyak kekurangan bunda.
Terima kasih untuk 5 tahun yang luar biasa bersama ayah. Semoga Allah memberikan kekuatan dan kesabaran kepada ayah agar selalu tegak dalam membawa keluarga kita menuju keridhaan-Nya. Bunda akan selalu mendampingi ayah, Insya Allah❤

This entry was posted in My Room and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Happy 5th Anniversary!

  1. zahra.apt says:

    happy ending🙂
    semoga terkabul semua doa,aamiin…

  2. Aamiin ya Allah.. makasih Mbak Zahra..😉

  3. susiloharjo says:

    Reblogged this on kak eko and commented:

    Aamiin, mari bersama lalui hari demi hari untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah, Insya Allah Allah akan benarkan jalan kita menuju jalan orang orang beriman terdahulu, dijadikannya keluarga kita keluarga SAMARA, disejukkan pandangan kita, dan pada akhirnya kembali ke Jannahnya Allah Aamiin

  4. Aamiin Ya Allah…❤

  5. how sweet.. :’)
    happy annversarry, ayah n bunda Yasmine + Dipa.
    semoga terkabul semua harapannya. aamiin

  6. Hehehe.. aamiin.. terima kasih ya, bunda Riri..🙂

  7. jengr3tn0 says:

    Aw… ternyata agak2 “love at first sight” gitu, ya…😀
    Btw, itu TM Diksar kayaknya Oktober dah… kagak pernah Agustus… :p

  8. Agak ya mbak.. hahaha..
    Oya oktober ya? Ama juga bilangnya sekitar agustus ya Mbak😀

Kasih komen dong

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s