Category Archives: Puisi

Terhempas

6 Januari 2015 Aku terhempas Tlah lama aku tak bertemu dirinya Ketika akhirnya kuberanikan diri Bertatapan dengannya Tapi apa yang kudapat? sungguh tak bisa dipercaya Dia mencuriku lagi Kini aku hilang Aku tak punya apa-apa lagi Dia yang pernah memegang … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged ,

Menolak bahagia

Sendiri sedih pahit Sakit

Posted in Fiksi, Puisi | Tagged | Leave a comment

A Parting Guest

What delightful guests are they Life and Love! Lingering I turn away, This late hour, yet glad enough They have not witheld from me Their high hospitality. So with face lit with delight And all gratitude, I stay Yet to … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged , , , | Leave a comment

Menunggu

Menunggu tanpa kepastian Dihempas ombak harapan Menunggu dan terus menunggu Terbuai wajah ayu nan lugu Cepatlah, Ini mulai membuatku lelah Jangan diam saja Kau hanya kaburkan asa

Posted in Dunia Menulis, Puisi | Tagged , , , , , , | 2 Comments

Untuk Kau yang Jauh di Sana

Untuk kau yang jauh di sana Hari-hari tak pernah sama Mentari sembunyi Gerimis mengiringi Cucianku tak pernah jadi Kenapa hatiku dia ikuti? Selalu diselimuti awan penantian Membuatku terbawa kesepian Untuk kau yang jauh di sana, Nyala apiku redup Pudar semangat … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged , , , , , , , , , | 8 Comments

Wanita Tanpa Cinta

Ibu bekerja dalam diam Menangis tertahan dalam hati Kepedihan dititipkan kepada Robb-nya Rindu belaian Rindu sapaan Rindu kasih sayang Ayah ada, ayah tiada Ayah raja, dipujanya Jauh tinggi, tak tersentuh Rambutnya memutih Ditinggalkan cinta, hampa Membunuhnya perlahan

Posted in Puisi | Tagged , , , , , , | Leave a comment