Thyroid adalah kalenjar yang terletak di leher right below the adam’s apple. Fungsinya? Thyroid mengontrol kecepatan pembakaran energi, membangun energi tubuh, dan mengatur tingkat sensitivitas tubuh terhadap hormon2. Selain itu, thyroid juga menghasilkan hormon Tiroksin (T4), Triiodotironin (T3) yang berperan dalam metabolisme dan pertumbuhan tubuh keseluruhan, dan thyroid juga memproduksi hormon kalsitonin (calcitonin) yang berperan dalam homeostasis kalsium. Lalu apa jadinya bila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung anti thyroid?

 

Inilah penyakit-penyakit yang berhubungan dengan aktivitas Kelenjar Thyroidpenyakit-graves.jpg

  1. Hyperthyroidisme (hyperactive thyroid): Penyakit Graves
  2. Hypothyroidisme (underactive thyroid): Kongenital, Juvenilis, Myxedema, dan Goiter (gondok, kenal kan?)

Berikutnya, kita kenali dulu mengenai gondok..

Contoh Makanan yang mengandung Goitrogen (dapat menyebabkan gondok):

  • Brokoli, kembang kol, kubis, lobak cina
  • Kedelai
  • Mustard
  • Sawi hijau dan sawi putih, bayam
  • Rutabagas
  • Crucifer
  • Brassicae
  • Struma Cibaria

Berdasarkan dengan sifat-sifat alami produk-produk yang mempunyai pengaruh goitrogenik, dapat dibedakan 3 jenis hipertrofi, yaitu:

 

a. Gondok kobis atau “struma cibaria

Struma cibaria disebabkan oleh bagian vegetatif berbagai tanaman famili cruciferae yang digunakan untuk nutrisi manusia dan atau untuk makanan hewan domestik. Metabolisme iodine: penurunan kemampuan kalenjar tiroid untuk mengambil elemen iodine.

Hasil penelitian:

1) walaupun supply iodine telah mencukupi, setelah 25-30 hari diet yang didasarkan pada kobis atau brassicae yang lain, berat tiroid per 100 g berat badan dibuktikan menjadi 3-8 kali lebih tinggi daripada hewan kontrol.

2) Aksi anti tiroid bervariasi sehubungan dengan sidat tanah dari daerah penanaman dan frekuensi & curah hujan atau musim. Kobis yang dipanen pada musim gugur dan musim dingin dan yang tumbuh dengan air berlimpah lebih aktif daripada yang dipanen pada musim semi.

3) Kenaikan kandungan iodine dalam makanan mencegah timbulnya gondok.

b. Gondok Biji Brassicae

Hasil penelitian:

1) kalenjar tiroid tikus muda yang diberi diet kaya biji kobis, biji nitabaga, atau biji turnip, menjadi 3-4 kali lebih besar daripada kelompok kontrol.

2) Dapat disembuhkan dengan pemberian tiroksin.

c. Gondok dari kedelai dan kacang-kacangan lainnya

Hasil penelitian:

1) pemberian kedelai utuh dan diet yang mengandung sejumlah besar tepung kedelai bebas minyak menyebabkan goiter pada beberapa jenis binatang (kelinci, babi guinea, ayam, tikus, dll)

2) efek yang menghasilkan gondok dapat dikontrol dengan penambahan iodida atau oleh kenaikan 3-5 kali jumlah iodine diet.

Mekanisme: Serum protein yang mengikat iodine (PBI, Protein Bindring Iodine) berkurang, tetapi pengambilan radio-iodine oleh kalenjar tiroid sangat tinggi.


Kemudian, barulah kita membahas senyawa-senyawa anti thyroid alami.

Sifat-sifat Alami Senyawa dan Mekanisme Kerja

a. Thiosianat ( N=C-S-R) dan Isosianat (R-N=C=S)

Dalam tubuh hewan, tiosianat secara alami dapat berasal dari kombinasi sulfur dengan senyawa sianat (sianida, nitril, glukosida sianogenetik) yang telah masuk tubuh atau dari masukan lewat mulut dalam keadaan belum terbentuk atau keduanya. Karena kekayaan akan glikosida sianogenetik dan sulfur bivalent maka makanan goitrogenik dapat menyumbang, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui metabolisme, untuk menaikkan tiosianat dalam darah.

Dalam tikus Wistar jantan yang beratnya 200 g pemberain ablil-isotio-sianat sebanyak 2 atau 4 mg langsung ke lambung sebelum injeksi 0.5 mc 131I sangat menghambat pengambilan radioaktif iodine oleh tiroid. Kenaikan konsentrasi tiosianat dalam serum menurunkan kapasitas pengambilan 131I oleh tiroid dan pengmbilan nutrisi oleh produk-produk yang kaya akan glikosida sianogenetik menyebabkan pembesaran kalenjar, menurunkan kandungan iodine seperti juga pada level serum protein yang mengikat iodine.

In vitro, penambahan tiosianat dalam medium yang berisi irisan-irisan dari jaringan tiroid hidup diinkubasikan pada konsentraasi yang serupa dengan yang ditemukan dalam serum domba yang diberi pakan semanggi putih, akan menghambat konversi radio iodine anorganik ke dalam kombinasi dengan senyawa organik.

b. Cheiroline

Dari daun dan biji Rapistrum nigosum (turnip liar) dan Brassica campescris (crucifere di Tasmania dan Queensland) glikosida telah diisolasi dan disebut gliko-cheiroline yang telah diperoleh dari hasil hidrolisis 3-metil-sulfonil-propil-isothiosianat atau cheiroline (CH3-SO2-(CH2)3-NCS). Senyawa ini dapat dipersiapkan dalam keadaan murni, dan dalam pengujian bentuk pendek, itu menunjukkan aktifitas antitiroid yang serupa dengan yang dikeluarkan tiosianat. Setelah pemberian 5-110 mg pada tikus, penggabungan radioisotop dikurangi sampai 9-15%, yang terbukti menjadi lebih aktif daripada n-propil-isotiosianat. Cheiroline mengandung produk-produk yang telah dipelajari yang bervariasi antara 1-2 g per kg tanaman kering atau kira-kira 0.4 g ker kg tanaman segar.

c. Progoitrin dan Goitrin (Thio-oxazolidone)

Dalam jaringan tubuh, goitrin tidak terdapat dalam keadaan bebas, tetapi dalam bentuk tioglukosida, glukopiraferin disebut progoitrin yang telah dipersiapkan dalam bentuk kristal.

Tanaman: turnip kuning atau rutabaga (brassica oleracea rapefera), famili cruciferae, biji rape (brassica conpetris dan brassica napus). Biji rape terutama kaya akan tiooxazolidone dan isotiosianat.

Kebanyakan brassica mengandung goitrin, dan tidak hanya dalam biji tetapi juga dalam bagian yang dikonsumsi manusia. Tiooxazolidone pada dasarnya berbeda dengan tiosianat, senyawa-senyawa ini beraksi sampai dengan tiourea dan tiourasil dan tidak mengganggu cukup banyak terhadap pengambilan iodine oleh tiroid seperti dalam biosintesis tiroksin.

d. Polifenol

Karena polifenol sanggup membentuk senyawa dengan iodine oleh penggantian, mereka bersaing dengan tirosin dan oleh pengambilan beberapa iodine, mereka melemahkan biosintesis tiroksin. In vitro, penambahan zat warna alami polifenolik (seperti antosianin, flavone, katecol, dsb.), pada kultur medium, dari potongan-potongan tiroid, menurunkan jumlah radio-iodine dalam fraksi organik sebanyak 50-60% . pengaruh ini tidak lagi tampak jika substansi polifenolik lebih dahulu di-iodat-kan. In vivo, penambahan ferrol murni, yaitu: resonsinol dan phlorogensinol, sangat mengurangi penggabungan radio-iodine ke dalam kalenjar tiroid tikus dan seperti penghambatan ini adalah hasil dari persaingan yang dapat dikontrol dengan kenaikan supply iodine.

e. Haemoglutinin (phytotoxins)

Dari biji-bijian Leguminoceae (kacang-kacangan), telah diisolasi senyawa toksis yang mengandung nitrogen, yang mampu menggumpalkan eritrosit yang didapatkan dari berbagai jenis hewan. Karena senyawa ini mempunyai afinitas terhadap membran, mereka menyerang sel-sel dari membran mukosa usus sehingga sangat mengurangi kapasitas absorpsi.

Pada beberapa spesies hewan (misalnya tikus), entero-hepatik sirkulasi dari hormon tiroid adalah sangat aktif, dalam waktu 1 jam hampir semua tiroksin yang tersirkulasi dikeluarkan ke dalam usus, mengusulkan gagasan bahwa gondok yang disebabkan oleh kedelai dilengkapi dengan gangguan absorpsi kembali (resorption). Studi dengan L. titoksin 131I pada athyroid cretin yang diberi pakan formula biji kedelai menunjukkan bahwa diet ini menurunkan absorpsi usus dari hormon eksogenous. Hasilnya dipertimbangkan untuk mendukung teori bahwa gondok yang sebelumnya telah dilaporkan terjadi pada bayi dengan diet biji kedelai disebabkan oleh kehilangan hormon tiroid endogenous ke dalam feces. Pengeluaran hormon ini (ke dalam feces) mempengaruhi stimulasi kalenjar dan kenaikan kebutuhan iodine, untuk mengganti kehilangan.

Pengobatan Gondok
- Operasi
- Obat-Obat Anti Thyroid
- Suplement
asi Yodium

Pencegahan yang dapat kita lakukan adalah:
- Mengurangi konsumsi makanan-makanan yang mengandung goitrogen
- Memperbanyak konsumsi kuning telur, daun peterseli, buah aprikot, prunes, ikan, ayam, keju dan susu

Tentunya informasi ini bukan sekedar info yang hanya dibaca sepintas lalu kan? Sooo, selamat melaksanakan!

29 Comments

    • Sukardi Silalahi
    • Posted 12 August, 2007 at 2:04 pm
    • Permalink

    mohon informasi penyembuhan thyroid, istri saya (41 thn) sdh 2 kali operasi, sekarang kambuh lagi.

    • rahmawati
    • Posted 17 August, 2007 at 11:45 am
    • Permalink

    Gizi adalah bagian dari preventif dan rehabilitatif. Gizi merupakan supportif system bagi tindakan kuratif.

    Saya ingin membantu Bapak tetapi saya masih membutuhkan data deskripsi penyakit istri bapak. Hiperthyroid, ataukah hipothyroid? Apa nama penyakitnya? Mungkin juga dengan keadaan Ibu selama sakit, keluhan-keluhan yang dirasakan (mual, muntah, dll)? Apakah juga ada perubahan berat badan?

    Bila saya mengetahui informasi di atas, insya Allah saya akan bantu dengan rekomendasi terapi gizi-nya, pak.
    Terima kasih, bapak Sukardi Silalahi.

    • Sari
    • Posted 20 August, 2007 at 6:16 am
    • Permalink

    Saya (27) menderita hypertyroid dan didiagnosis tergolong grave’s diseases. Ada perbedaan mencolok pada mata yakni salah satu mata (kanan) lebih menonjol tetapi berat badan tergolong naik, apakah ada kaitan antara berat badan dan hormon tyroid?Gimana untuk mata dokter saya menyarankan untuk dilakukan penyuntikan satu kali seminggu??Gimana baiknya dan adakah pengobatan alternatif/tradisional yang bisa membantu??Terimakasih

    >>> hormon thyroid merupakan hormon pertumbuhan. karena thyroid-nya berlebihan, bisa jadi pertumbuhan juga tidak terkontrol. Yang bisa membuktikan itu adalah tes laboratorium. Dokter menyarankan demikian berarti mbak sudah berkonsultasi dengan medis. Mbak bisa mendengarkan second opinion dari dokter lain. Pada kasus mbak, gizi bertindak pendukung dari terapi medis. Utamanya adalah terapi hormon.

  1. hai mbak Rahma… salam kenal. saya lihat di tulisan mbak, bahwa Bayam salah satu contoh makanan yang dapat menyebabkan Gondok (mengandung goitrogen). tapi kok di anjuran tulisan, makanan yang dianjurkan salah satunya bayam.

    oh ya, saya juga mau nanya nih, ibu saya 51 tahun menderita pembengkakan kelenjar gondok, sekarang kira-kira sebesar telur ayam negeri. saya suka kasian melihatnya. ada rasa minder gitu. saat ini saya berlainan kota dengan ibu saya. saya ada keinginan untuk mengobati ibu saya melalui operasi. tapi tulisan bapak sukardi membuat saya sedikit ragu juga, ternyata operasi belum tentu jalan terbaik mengingat usia ibu saya yang sudah tergolong berumur, ada rasa takut fisiknya tidak cukup kuat.
    minta sarannya mbak..
    sebaiknya apa yang harus saya lakukan? adakah terapi untuk ibu saya? kira-kira di usia 51 tahun, apakah masih cukup kuat untuk dioperasi?

    sarannya ditunggu ya mbak. via japri juga boleh. makasi…

    >>> wah, saya tidak menganjurkan makan bayam, tapi ayam.. pelan-pelan loh bacanya :D
    untuk masalah bedah dan terapi penyakit sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.
    Dari segi gizi, saya hanya bisa menyarankan untuk tetap memenuhi kebutuhan iodium secara oral, dengan mengurangi konsumsi bahan makananan goitrogenik. Bentuk makanan, jenis diet tidak khusus, artinya masih sama seperti orang normal.
    Untuk selanjutnya, dokter dan ahli gizi bekerja sama dalam memberikan terapi, sebab perlu disesuikan dengan kondisi pasien, dan obat yang diterimanya sebab ada interaksi obat dan makanan.
    Begitu Mbak Riri, semoga Ibu Anda cepat sembuh..

    • Aris CPP
    • Posted 5 September, 2007 at 3:15 pm
    • Permalink

    Salam kenal …. Anak saya berusia 6 th namun dilihat pertumbuhan dan daya tangkap agak kurang dari anak anak sebaya nya dan tinggi badannya pun sangat kecil seperti umur 3-4 th. menurut hasil laboratorium kekurangan hormon. bagaimana solusinya ???? saat ini saya ssedang mencari dokter ahli hormon dan gizi yang ada di bandung. mohon pencerahannya atau informasi harus bagaimana saya bertindak terima kasih.

    Aris Hadiana

    >>> Benar, pak. Bila memang terbukti secara klinis dan biokimia bahwa anak bapak kekurangan hormon pertumbuhan, langkah yang sebaiknya diambil adalah berkonsultas dengan dokter anak mengenai kemungkinan terapi hormon. Gizi juga tak kalah berperan dalam pertumbuhan, tetapi apabila penyebabnya sudah terdeteksi, maka kita perlu atas penyebabnya dan gizi bertindak sebagai supportif keberhasilan tindakan tadi.

    Sebenarnya, tanda-tanda pertumbuhan anak yang kurang normal bisa terlihat dari grafik pertumbuhan anak tersebut pada KMS (jika anak Bapak aktif dibawa ke posyandu). Pada KMS terlihat apakah pertumbuhan anak tersebut berada pada garis normal (hijau), BGT (Bawah Garis Titik-titik) dan BGM (Bawah Garis Merah). Apakah ia juga mengalami kemunduran pertumbuhan / FTT (Failure To Trive) sehingga perlu tumbuh kejar? Sejak kapan terjadi? Itu semua dengan cepat bisa dideteksi dari grafik pertumbuhan KMS, sehingga orang tua dapat bertindak cepat mengatasi apa pun keadaan yang terlihat tidak normal, pak.

    Saat ini yang dapat saya sarankan adalah berkonsultasi dengan dokter anak. Semoga anak Bapak dapat cepat mengejar pertumbuhannya. Let me know the progress ok? :)

    • Aris CPP
    • Posted 9 September, 2007 at 8:17 am
    • Permalink

    Betul saya sudah berkonsultasi dengan dokter anak yaitu Prof.dr.H.Azhali MS.SpAK sebelumnya anak sy tersebut kena bronhitis dan akhirnya sembuh, stetelah itu saya justru disarankan ke dokter yang menangani hormon dan gizi yaitu ke RSHS Bandung tetapi saya sudah mencoba ke RSHS disana saya malah diping pong pada intinya mereka tidak bisa menunjukan ke dokter siapa kami harus berobat. jadi kami mencoba ke RS Borromeus.namun disana belum ada dokter yang menangani khusus untuk hormon pertumbuhan tersebut. Jadi kami sampai saat ini bingung harus kemana kami berkonsultasi. mungkin adayang bisa memberi referensi mengenai ini khususnya dokter yang praktek di kota bandung mengenai kekurangan hormon. terima kasih

    • henie
    • Posted 4 November, 2007 at 3:13 am
    • Permalink

    salam kenal mbak Rahma, saya (perempuan, 36 tahun) didiagnosis dokter hypertyroid, ditandai dengan jantung berdebar, keringetan, berat badan turun, lemas, ngos ngosan. Sudah ke dokter jantung dan lab menunjukkan T4 tinggi dan TSH rendah. Kelenjar di leheragak bengkak. Diberi obat propranolol, PTU dan Xanax. Agak mendingan sekarang. Selanjutnya akan konsul ke ahli thyroid. Saya ingin menanyakan, sebaiknya apa yang harus saya konsumsi dan apa yang tidak boleh, untuk mecegah penyakit saya bertambah parah. Terima kasih, semoga Allah berkenan membalas amal sholeh mbak Rahma.

    • Nahason
    • Posted 15 November, 2007 at 12:12 pm
    • Permalink

    Salam Kenal Mbak Rahma,
    Istri Saya 29 Tahun, dari hasil diagnosa dokter hyperthyroid,
    dileher sebelah kanan sudah membengkak 2cm x 1,5 x 2
    kita sudah dapat hasil lab
    T3 = 1.46 (0.6 - 1.81)
    T4 = 7.60 (4.5 - 10.9)
    TSHs = 0.130 (0.350-5.500)

    mohon advis untuk pengobatan selain operasi.

    terima kasih .

    • darmawati
    • Posted 17 November, 2007 at 3:58 am
    • Permalink

    Salam kenal mbak Rahma,

    Saya ingin tahu apakah gejala hypothyroid selalu disertai dengan pembengkakan kelenjar?

    • Riri
    • Posted 20 November, 2007 at 6:44 am
    • Permalink

    oh iya, thx mbak Rahma.. salah ketik ato salah baca kali..

    • mei
    • Posted 6 December, 2007 at 6:47 am
    • Permalink

    dear Mbak Rahma,

    sy mengalami pembesaran kelenjar gondok/struma. hasil tes lab nuklir:
    T3:1.7 ug/dl(normal:1.3-2.8 ug/dl)
    ft4:1.9 ng/dl (normal:0.8-1.9ng/dl)
    tshs(2 kali tes di tempat yg berbeda)
    :0.7 uIu/ml (normal:0.3-5.0 uIu/dl)(lab nuklir)
    hasil tes klinik tshs: 1.079 (normal:0.47-4.64 uIu/ml)
    kesimpulan dr hasil tes lab nuklir:
    struma multinodosa(nodul hangat non toksik) di leher kiri bawah dan kanan atas, dan harus dibiopsi/FNA untuk menentukan berbahaya atau tidak. tapi sy menolak,krn menurut artikel2 yg saya baca dari internet, FNA hasilnya belum tentu akurat.
    hasil USG:
    terdpt cairan kista dan nodul hangat
    oleh internist saya diberi vit B (warna oranye bentul tablet kecil,dikonsumsi 1 butir tiap hari di pagi hari),dan kontrol 6 bulan kemudian.katanya tidak berbahaya.
    tapi memasuki bulan ke-4, leher saya membesar, terutama yg kanan.

    adakah cara/obat tradisional untuk mengobatinya?

    terima kasih sebelumnya

    • pewe
    • Posted 7 December, 2007 at 7:14 am
    • Permalink

    saya juga penderita hiperthyroid sejak 5 tahun yg lalu.sempat putus obat dan sekarang mulai berobat lagi..
    umur saya 20th..tapi saya masih ngompol..apakah ada hubungannya dgn penyakit hiperthyroid??? lalu bgmn cara mananggulanginya??
    terima kasih..
    mohon ada balasan ke email saya juga..
    =)

  2. Saya cuma pengen tau mbak kenapa kita tidak boleh banyak makan bayam,terutama yang mengidap pentakit gondok?tetapi bila dalam keadaan pasien kurang zat besi gmn,kan dianjurkan makan bayam sbg zat besi?

  3. Dipikir-pikir sekarang ini mau makan repot juga ya, sebenernya memang dari zat yang terkandung di bahan makanannya atau efek samping dari proses penanamannya? bagaimana biar makan itu aman dan benar2 bermanfaat buat tubuh

    • Indriati
    • Posted 30 January, 2008 at 2:08 am
    • Permalink

    Saya mau tanya sama mba’ Rahma, kalo menurut dokter internist, tidak ada pantangan untuk makanan or yg lain (u/ penyakit hyperthyroid). apakah mngkin kita seumur hidup harus tergantung dari obat2x tersebut??

    terus untuk second opinion dokter apakah boleh??
    karena hystorical medicine dari awal sampai akhir ada di satu RS.
    aku sudah 5 tahun menderita hiperthyroid, tapi dokter mengatakan tidak perlu operasi.

    • rudy
    • Posted 6 February, 2008 at 12:06 pm
    • Permalink

    saya mo tanya donk mba..

    apa sih penyebab kekurangan hormon tyroid?
    & bagaimana cara pengobatannya..?

    THX

  4. Pertanyaan mengenai terapi hipertiroidisme dan hipotiroidisme dapat dijawab secara lengkap dan jelas dengan berkunjung BP GAKI (Balai Pengobatan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium) yang ada di setiap daerah .. Sudah banyak kasus yang mereka tangani di sana.. mulai dari kretinisme, berbagai gangguan dalam belajar (kecerdasan), dan lain-lain.
    Matur nuwun..

    • Anonymous
    • Posted 20 February, 2008 at 6:18 am
    • Permalink

    AYU NE REEEEK

  5. salam kenal, saya darren mahasiswa,tinggi 165cm berat 60 kg.
    bagaimana caranya/makanan apa saja yang harus saya konsumsi saya dapat mengoptimalkan cara kerja hormon thyroid agar saya dapat mencapai tinggi maximal?
    thx^^.

  6. Mba Rahma, boleh tau ngga nama Indo alias nama gampangnya untuk Rutabagas, Crucifer, Brassicae dan Struma Cibaria agar gampang menghindarinya, dan daun peterseli, buah aprikot, serta prunes agar gampang nyari persediaanya. Maklum wong ndeso nih datang ke kota mau nyari di Mol mol wae. Mohon petunjuk ya Mba soale aku kena hypertyroid gara-gara tinggal di gunung. Rencana Minggu depan turun gunung. Tekaes.

  7. slam kenal….
    saya dari perguruanitnggi swasta di palembang…
    saya juga mengalami penyakit hypertyroid
    yang say inggin tanyakan apa benar jika benjolan ini di opersi kita tidak punya harapan hidup lagi….
    bagai mana cara mengatasinya supaya benjolan di leher saya tidak membesar…..terus obat apa yang harus di makan…..

    thx ^^^…

  8. mohon di balz ke alamat e_ mail saya
    tolong bgt….!!!!!!!!!
    masak seumur hidup ku selalu menghindar dari orang-orang or teman-teman………

    alamat email saya melkyandeska@yahoo.co.id

  9. Pertanyaan berkaitan dengan terapi medis, saya konsulkan dengan rekan saya. Sebentar ya..

  10. Yth. Mbak Rahma,

    Mohon infonya ya… gini leher sebelah knana pacar saya timbul benjolan kira2 diameter 3cm. Setelah dites ternyata kelenjar tiroidnya membengkak tetapi jinak jadi untuk diangkat tidak sesegera mungkin.
    Utuk sementara adakah jenis makanan lain yang dianjurkan dan harus dihindari?adakah jenis obat2an yg bisa menyembuhkannya?ataukah harus dioperasi?
    Terima aksih atas infonya dan saya tunggu balasannya y.

  11. salam mba rahma…

    saya didiagnosa kena hypertyroid 2 bln lalu,sejak itu badan saya rasanya tdk pernah menginjak bumi lagi,kepala selalu pusing dan jantung berdebar tak karuan,sama dokter cuma dikasih ptu sama fundamin E,dan sejak itu juga saya tidak merasa ada perbaikan kesehatan sama sekali,kalau boleh tau,makanan apa saja yg tdk boleh dimakan oleh penderita hypertyroid spt sy ?thx

  12. @ nugroho
    Makananan yang dihindari seperti yang saya tulis di atas ya. Mengenai obat dan tindakan operasi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

    @ Leny
    tidak menginjak bumi lagi? waaah, serem juga tuh
    Biasanya dokter memberi obat dan menyarankan untuk kontrol lagi untuk melihat apakah obat tersebut sesuai atau tidak. Mengenai makanan, saya sarankan untuk mengurangi makanan goitrogenik seperti artikel di atas, ok.

    • sandra
    • Posted 27 June, 2008 at 2:46 pm
    • Permalink

    mba, apakah dgn operasi thyroid (gondok) sudah dibilang benar2 sembuh dan tidak akan timbul lg?? thks

    • Patti
    • Posted 3 July, 2008 at 6:53 pm
    • Permalink

    Saya wanita usia 32 tahun belum menikah, divonis mengidap penyakit hyperthyroid, ada gondok di leher saya ukurannya 5 x 3 x 2 cm. Perubahan yang saya alami berat badan menurun dari normalnya 58kg menjadi 55kg dalam jangka 3 tahun, dan sampai sekarang tetap 54 kg. Saya ingin diet menghilangkan gondok, kemarinsaya coba diet berdasarkan hasil browsing internet di web women to women, baru 2 minggu, tapi belum yakin. Berkenankah Ibu atau Bapak menyarankan diet yang tepat untuk saya?

    • vicky
    • Posted 14 July, 2008 at 10:42 am
    • Permalink

    Gue salut ame lho, gue juga ngajar biokimia gizi and dietetik di akademi gizi surabaya, teruskan perjuangan kamu menyebarkan informasi gizi, Oh ya kalo boleh kasih saran, bahasa yg digunakan lebih di buat bahasa yg mudah dimengerti masyarakat awam, thank ya rahma, gue cuman sekedar ngasih saran, jangan marah OK.

Post a Comment