Kenali Zat Anti Gizi (1): Senyawa Anti Tyroid Alami
Thyroid adalah kalenjar yang terletak di leher right below the adam’s apple. Fungsinya? Thyroid mengontrol kecepatan pembakaran energi, membangun energi tubuh, dan mengatur tingkat sensitivitas tubuh terhadap hormon2. Selain itu, thyroid juga menghasilkan hormon Tiroksin (T4), Triiodotironin (T3) yang berperan dalam metabolisme dan pertumbuhan tubuh keseluruhan, dan thyroid juga memproduksi hormon kalsitonin (calcitonin) yang berperan dalam homeostasis kalsium. Lalu apa jadinya bila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung anti thyroid?
Inilah penyakit-penyakit yang berhubungan dengan aktivitas Kelenjar Thyroid
- Hyperthyroidisme (hyperactive thyroid): Penyakit Graves
- Hypothyroidisme (underactive thyroid): Kongenital, Juvenilis, Myxedema, dan Goiter (gondok, kenal kan?)
Berikutnya, kita kenali dulu mengenai gondok..
Contoh Makanan yang mengandung Goitrogen (dapat menyebabkan gondok):
- Brokoli, kembang kol, kubis, lobak cina
- Kedelai
- Mustard
- Sawi hijau dan sawi putih, bayam
- Rutabagas
- Crucifer
- Brassicae
- Struma Cibaria
Berdasarkan dengan sifat-sifat alami produk-produk yang mempunyai pengaruh goitrogenik, dapat dibedakan 3 jenis hipertrofi, yaitu:
a. Gondok kobis atau “struma cibaria”
Struma cibaria disebabkan oleh bagian vegetatif berbagai tanaman famili cruciferae yang digunakan untuk nutrisi manusia dan atau untuk makanan hewan domestik. Metabolisme iodine: penurunan kemampuan kalenjar tiroid untuk mengambil elemen iodine.
Hasil penelitian:
1) walaupun supply iodine telah mencukupi, setelah 25-30 hari diet yang didasarkan pada kobis atau brassicae yang lain, berat tiroid per 100 g berat badan dibuktikan menjadi 3-8 kali lebih tinggi daripada hewan kontrol.
2) Aksi anti tiroid bervariasi sehubungan dengan sidat tanah dari daerah penanaman dan frekuensi & curah hujan atau musim. Kobis yang dipanen pada musim gugur dan musim dingin dan yang tumbuh dengan air berlimpah lebih aktif daripada yang dipanen pada musim semi.
3) Kenaikan kandungan iodine dalam makanan mencegah timbulnya gondok.
b. Gondok Biji Brassicae
Hasil penelitian:
1) kalenjar tiroid tikus muda yang diberi diet kaya biji kobis, biji nitabaga, atau biji turnip, menjadi 3-4 kali lebih besar daripada kelompok kontrol.
2) Dapat disembuhkan dengan pemberian tiroksin.
c. Gondok dari kedelai dan kacang-kacangan lainnya
Hasil penelitian:
1) pemberian kedelai utuh dan diet yang mengandung sejumlah besar tepung kedelai bebas minyak menyebabkan goiter pada beberapa jenis binatang (kelinci, babi guinea, ayam, tikus, dll)
2) efek yang menghasilkan gondok dapat dikontrol dengan penambahan iodida atau oleh kenaikan 3-5 kali jumlah iodine diet.
Mekanisme: Serum protein yang mengikat iodine (PBI, Protein Bindring Iodine) berkurang, tetapi pengambilan radio-iodine oleh kalenjar tiroid sangat tinggi.
Kemudian, barulah kita membahas senyawa-senyawa anti thyroid alami.
Sifat-sifat Alami Senyawa dan Mekanisme Kerja
a. Thiosianat ( N=C-S-R) dan Isosianat (R-N=C=S)
Dalam tubuh hewan, tiosianat secara alami dapat berasal dari kombinasi sulfur dengan senyawa sianat (sianida, nitril, glukosida sianogenetik) yang telah masuk tubuh atau dari masukan lewat mulut dalam keadaan belum terbentuk atau keduanya. Karena kekayaan akan glikosida sianogenetik dan sulfur bivalent maka makanan goitrogenik dapat menyumbang, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui metabolisme, untuk menaikkan tiosianat dalam darah.
Dalam tikus Wistar jantan yang beratnya 200 g pemberain ablil-isotio-sianat sebanyak 2 atau 4 mg langsung ke lambung sebelum injeksi 0.5 mc 131I sangat menghambat pengambilan radioaktif iodine oleh tiroid. Kenaikan konsentrasi tiosianat dalam serum menurunkan kapasitas pengambilan 131I oleh tiroid dan pengmbilan nutrisi oleh produk-produk yang kaya akan glikosida sianogenetik menyebabkan pembesaran kalenjar, menurunkan kandungan iodine seperti juga pada level serum protein yang mengikat iodine.
In vitro, penambahan tiosianat dalam medium yang berisi irisan-irisan dari jaringan tiroid hidup diinkubasikan pada konsentraasi yang serupa dengan yang ditemukan dalam serum domba yang diberi pakan semanggi putih, akan menghambat konversi radio iodine anorganik ke dalam kombinasi dengan senyawa organik.
b. Cheiroline
Dari daun dan biji Rapistrum nigosum (turnip liar) dan Brassica campescris (crucifere di Tasmania dan Queensland) glikosida telah diisolasi dan disebut gliko-cheiroline yang telah diperoleh dari hasil hidrolisis 3-metil-sulfonil-propil-isothiosianat atau cheiroline (CH3-SO2-(CH2)3-NCS). Senyawa ini dapat dipersiapkan dalam keadaan murni, dan dalam pengujian bentuk pendek, itu menunjukkan aktifitas antitiroid yang serupa dengan yang dikeluarkan tiosianat. Setelah pemberian 5-110 mg pada tikus, penggabungan radioisotop dikurangi sampai 9-15%, yang terbukti menjadi lebih aktif daripada n-propil-isotiosianat. Cheiroline mengandung produk-produk yang telah dipelajari yang bervariasi antara 1-2 g per kg tanaman kering atau kira-kira 0.4 g ker kg tanaman segar.
c. Progoitrin dan Goitrin (Thio-oxazolidone)
Dalam jaringan tubuh, goitrin tidak terdapat dalam keadaan bebas, tetapi dalam bentuk tioglukosida, glukopiraferin disebut progoitrin yang telah dipersiapkan dalam bentuk kristal.
Tanaman: turnip kuning atau rutabaga (brassica oleracea rapefera), famili cruciferae, biji rape (brassica conpetris dan brassica napus). Biji rape terutama kaya akan tiooxazolidone dan isotiosianat.
Kebanyakan brassica mengandung goitrin, dan tidak hanya dalam biji tetapi juga dalam bagian yang dikonsumsi manusia. Tiooxazolidone pada dasarnya berbeda dengan tiosianat, senyawa-senyawa ini beraksi sampai dengan tiourea dan tiourasil dan tidak mengganggu cukup banyak terhadap pengambilan iodine oleh tiroid seperti dalam biosintesis tiroksin.
d. Polifenol
Karena polifenol sanggup membentuk senyawa dengan iodine oleh penggantian, mereka bersaing dengan tirosin dan oleh pengambilan beberapa iodine, mereka melemahkan biosintesis tiroksin. In vitro, penambahan zat warna alami polifenolik (seperti antosianin, flavone, katecol, dsb.), pada kultur medium, dari potongan-potongan tiroid, menurunkan jumlah radio-iodine dalam fraksi organik sebanyak 50-60% . pengaruh ini tidak lagi tampak jika substansi polifenolik lebih dahulu di-iodat-kan. In vivo, penambahan ferrol murni, yaitu: resonsinol dan phlorogensinol, sangat mengurangi penggabungan radio-iodine ke dalam kalenjar tiroid tikus dan seperti penghambatan ini adalah hasil dari persaingan yang dapat dikontrol dengan kenaikan supply iodine.
e. Haemoglutinin (phytotoxins)
Dari biji-bijian Leguminoceae (kacang-kacangan), telah diisolasi senyawa toksis yang mengandung nitrogen, yang mampu menggumpalkan eritrosit yang didapatkan dari berbagai jenis hewan. Karena senyawa ini mempunyai afinitas terhadap membran, mereka menyerang sel-sel dari membran mukosa usus sehingga sangat mengurangi kapasitas absorpsi.
Pada beberapa spesies hewan (misalnya tikus), entero-hepatik sirkulasi dari hormon tiroid adalah sangat aktif, dalam waktu 1 jam hampir semua tiroksin yang tersirkulasi dikeluarkan ke dalam usus, mengusulkan gagasan bahwa gondok yang disebabkan oleh kedelai dilengkapi dengan gangguan absorpsi kembali (resorption). Studi dengan L. titoksin 131I pada athyroid cretin yang diberi pakan formula biji kedelai menunjukkan bahwa diet ini menurunkan absorpsi usus dari hormon eksogenous. Hasilnya dipertimbangkan untuk mendukung teori bahwa gondok yang sebelumnya telah dilaporkan terjadi pada bayi dengan diet biji kedelai disebabkan oleh kehilangan hormon tiroid endogenous ke dalam feces. Pengeluaran hormon ini (ke dalam feces) mempengaruhi stimulasi kalenjar dan kenaikan kebutuhan iodine, untuk mengganti kehilangan.
Pengobatan Gondok
- Operasi
- Obat-Obat Anti Thyroid
- Suplementasi Yodium
Pencegahan yang dapat kita lakukan adalah:
- Mengurangi konsumsi makanan-makanan yang mengandung goitrogen
- Memperbanyak konsumsi kuning telur, daun peterseli, buah aprikot, prunes, ikan, ayam, keju dan susu
Tentunya informasi ini bukan sekedar info yang hanya dibaca sepintas lalu kan? Sooo, selamat melaksanakan!









mohon informasi penyembuhan thyroid, istri saya (41 thn) sdh 2 kali operasi, sekarang kambuh lagi.
Sukardi Silalahi
12 August, 2007 at 2:04 pm
Gizi adalah bagian dari preventif dan rehabilitatif. Gizi merupakan supportif system bagi tindakan kuratif.
Saya ingin membantu Bapak tetapi saya masih membutuhkan data deskripsi penyakit istri bapak. Hiperthyroid, ataukah hipothyroid? Apa nama penyakitnya? Mungkin juga dengan keadaan Ibu selama sakit, keluhan-keluhan yang dirasakan (mual, muntah, dll)? Apakah juga ada perubahan berat badan?
Bila saya mengetahui informasi di atas, insya Allah saya akan bantu dengan rekomendasi terapi gizi-nya, pak.
Terima kasih, bapak Sukardi Silalahi.
rahmawati
17 August, 2007 at 11:45 am
Saya (27) menderita hypertyroid dan didiagnosis tergolong grave’s diseases. Ada perbedaan mencolok pada mata yakni salah satu mata (kanan) lebih menonjol tetapi berat badan tergolong naik, apakah ada kaitan antara berat badan dan hormon tyroid?Gimana untuk mata dokter saya menyarankan untuk dilakukan penyuntikan satu kali seminggu??Gimana baiknya dan adakah pengobatan alternatif/tradisional yang bisa membantu??Terimakasih
>>> hormon thyroid merupakan hormon pertumbuhan. karena thyroid-nya berlebihan, bisa jadi pertumbuhan juga tidak terkontrol. Yang bisa membuktikan itu adalah tes laboratorium. Dokter menyarankan demikian berarti mbak sudah berkonsultasi dengan medis. Mbak bisa mendengarkan second opinion dari dokter lain. Pada kasus mbak, gizi bertindak pendukung dari terapi medis. Utamanya adalah terapi hormon.
Sari
20 August, 2007 at 6:16 am
hai mbak Rahma… salam kenal. saya lihat di tulisan mbak, bahwa Bayam salah satu contoh makanan yang dapat menyebabkan Gondok (mengandung goitrogen). tapi kok di anjuran tulisan, makanan yang dianjurkan salah satunya bayam.
oh ya, saya juga mau nanya nih, ibu saya 51 tahun menderita pembengkakan kelenjar gondok, sekarang kira-kira sebesar telur ayam negeri. saya suka kasian melihatnya. ada rasa minder gitu. saat ini saya berlainan kota dengan ibu saya. saya ada keinginan untuk mengobati ibu saya melalui operasi. tapi tulisan bapak sukardi membuat saya sedikit ragu juga, ternyata operasi belum tentu jalan terbaik mengingat usia ibu saya yang sudah tergolong berumur, ada rasa takut fisiknya tidak cukup kuat.
minta sarannya mbak..
sebaiknya apa yang harus saya lakukan? adakah terapi untuk ibu saya? kira-kira di usia 51 tahun, apakah masih cukup kuat untuk dioperasi?
sarannya ditunggu ya mbak. via japri juga boleh. makasi…
>>> wah, saya tidak menganjurkan makan bayam, tapi ayam.. pelan-pelan loh bacanya
untuk masalah bedah dan terapi penyakit sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.
Dari segi gizi, saya hanya bisa menyarankan untuk tetap memenuhi kebutuhan iodium secara oral, dengan mengurangi konsumsi bahan makananan goitrogenik. Bentuk makanan, jenis diet tidak khusus, artinya masih sama seperti orang normal.
Untuk selanjutnya, dokter dan ahli gizi bekerja sama dalam memberikan terapi, sebab perlu disesuikan dengan kondisi pasien, dan obat yang diterimanya sebab ada interaksi obat dan makanan.
Begitu Mbak Riri, semoga Ibu Anda cepat sembuh..
Riri
4 September, 2007 at 4:03 am
Salam kenal …. Anak saya berusia 6 th namun dilihat pertumbuhan dan daya tangkap agak kurang dari anak anak sebaya nya dan tinggi badannya pun sangat kecil seperti umur 3-4 th. menurut hasil laboratorium kekurangan hormon. bagaimana solusinya ???? saat ini saya ssedang mencari dokter ahli hormon dan gizi yang ada di bandung. mohon pencerahannya atau informasi harus bagaimana saya bertindak terima kasih.
Aris Hadiana
>>> Benar, pak. Bila memang terbukti secara klinis dan biokimia bahwa anak bapak kekurangan hormon pertumbuhan, langkah yang sebaiknya diambil adalah berkonsultas dengan dokter anak mengenai kemungkinan terapi hormon. Gizi juga tak kalah berperan dalam pertumbuhan, tetapi apabila penyebabnya sudah terdeteksi, maka kita perlu atas penyebabnya dan gizi bertindak sebagai supportif keberhasilan tindakan tadi.
Sebenarnya, tanda-tanda pertumbuhan anak yang kurang normal bisa terlihat dari grafik pertumbuhan anak tersebut pada KMS (jika anak Bapak aktif dibawa ke posyandu). Pada KMS terlihat apakah pertumbuhan anak tersebut berada pada garis normal (hijau), BGT (Bawah Garis Titik-titik) dan BGM (Bawah Garis Merah). Apakah ia juga mengalami kemunduran pertumbuhan / FTT (Failure To Trive) sehingga perlu tumbuh kejar? Sejak kapan terjadi? Itu semua dengan cepat bisa dideteksi dari grafik pertumbuhan KMS, sehingga orang tua dapat bertindak cepat mengatasi apa pun keadaan yang terlihat tidak normal, pak.
Saat ini yang dapat saya sarankan adalah berkonsultasi dengan dokter anak. Semoga anak Bapak dapat cepat mengejar pertumbuhannya. Let me know the progress ok?
Aris CPP
5 September, 2007 at 3:15 pm
Betul saya sudah berkonsultasi dengan dokter anak yaitu Prof.dr.H.Azhali MS.SpAK sebelumnya anak sy tersebut kena bronhitis dan akhirnya sembuh, stetelah itu saya justru disarankan ke dokter yang menangani hormon dan gizi yaitu ke RSHS Bandung tetapi saya sudah mencoba ke RSHS disana saya malah diping pong pada intinya mereka tidak bisa menunjukan ke dokter siapa kami harus berobat. jadi kami mencoba ke RS Borromeus.namun disana belum ada dokter yang menangani khusus untuk hormon pertumbuhan tersebut. Jadi kami sampai saat ini bingung harus kemana kami berkonsultasi. mungkin adayang bisa memberi referensi mengenai ini khususnya dokter yang praktek di kota bandung mengenai kekurangan hormon. terima kasih
Aris CPP
9 September, 2007 at 8:17 am
salam kenal mbak Rahma, saya (perempuan, 36 tahun) didiagnosis dokter hypertyroid, ditandai dengan jantung berdebar, keringetan, berat badan turun, lemas, ngos ngosan. Sudah ke dokter jantung dan lab menunjukkan T4 tinggi dan TSH rendah. Kelenjar di leheragak bengkak. Diberi obat propranolol, PTU dan Xanax. Agak mendingan sekarang. Selanjutnya akan konsul ke ahli thyroid. Saya ingin menanyakan, sebaiknya apa yang harus saya konsumsi dan apa yang tidak boleh, untuk mecegah penyakit saya bertambah parah. Terima kasih, semoga Allah berkenan membalas amal sholeh mbak Rahma.
henie
4 November, 2007 at 3:13 am
Salam Kenal Mbak Rahma,
Istri Saya 29 Tahun, dari hasil diagnosa dokter hyperthyroid,
dileher sebelah kanan sudah membengkak 2cm x 1,5 x 2
kita sudah dapat hasil lab
T3 = 1.46 (0.6 – 1.81)
T4 = 7.60 (4.5 – 10.9)
TSHs = 0.130 (0.350-5.500)
mohon advis untuk pengobatan selain operasi.
terima kasih .
Nahason
15 November, 2007 at 12:12 pm
Salam kenal mbak Rahma,
Saya ingin tahu apakah gejala hypothyroid selalu disertai dengan pembengkakan kelenjar?
darmawati
17 November, 2007 at 3:58 am
oh iya, thx mbak Rahma.. salah ketik ato salah baca kali..
Riri
20 November, 2007 at 6:44 am
dear Mbak Rahma,
sy mengalami pembesaran kelenjar gondok/struma. hasil tes lab nuklir:
T3:1.7 ug/dl(normal:1.3-2.8 ug/dl)
ft4:1.9 ng/dl (normal:0.8-1.9ng/dl)
tshs(2 kali tes di tempat yg berbeda)
:0.7 uIu/ml (normal:0.3-5.0 uIu/dl)(lab nuklir)
hasil tes klinik tshs: 1.079 (normal:0.47-4.64 uIu/ml)
kesimpulan dr hasil tes lab nuklir:
struma multinodosa(nodul hangat non toksik) di leher kiri bawah dan kanan atas, dan harus dibiopsi/FNA untuk menentukan berbahaya atau tidak. tapi sy menolak,krn menurut artikel2 yg saya baca dari internet, FNA hasilnya belum tentu akurat.
hasil USG:
terdpt cairan kista dan nodul hangat
oleh internist saya diberi vit B (warna oranye bentul tablet kecil,dikonsumsi 1 butir tiap hari di pagi hari),dan kontrol 6 bulan kemudian.katanya tidak berbahaya.
tapi memasuki bulan ke-4, leher saya membesar, terutama yg kanan.
adakah cara/obat tradisional untuk mengobatinya?
terima kasih sebelumnya
mei
6 December, 2007 at 6:47 am
saya juga penderita hiperthyroid sejak 5 tahun yg lalu.sempat putus obat dan sekarang mulai berobat lagi..
umur saya 20th..tapi saya masih ngompol..apakah ada hubungannya dgn penyakit hiperthyroid??? lalu bgmn cara mananggulanginya??
terima kasih..
mohon ada balasan ke email saya juga..
=)
pewe
7 December, 2007 at 7:14 am
Saya cuma pengen tau mbak kenapa kita tidak boleh banyak makan bayam,terutama yang mengidap pentakit gondok?tetapi bila dalam keadaan pasien kurang zat besi gmn,kan dianjurkan makan bayam sbg zat besi?
ASNA
18 December, 2007 at 1:05 pm
Dipikir-pikir sekarang ini mau makan repot juga ya, sebenernya memang dari zat yang terkandung di bahan makanannya atau efek samping dari proses penanamannya? bagaimana biar makan itu aman dan benar2 bermanfaat buat tubuh
roza
25 January, 2008 at 3:42 am
Saya mau tanya sama mba’ Rahma, kalo menurut dokter internist, tidak ada pantangan untuk makanan or yg lain (u/ penyakit hyperthyroid). apakah mngkin kita seumur hidup harus tergantung dari obat2x tersebut??
terus untuk second opinion dokter apakah boleh??
karena hystorical medicine dari awal sampai akhir ada di satu RS.
aku sudah 5 tahun menderita hiperthyroid, tapi dokter mengatakan tidak perlu operasi.
Indriati
30 January, 2008 at 2:08 am
saya mo tanya donk mba..
apa sih penyebab kekurangan hormon tyroid?
& bagaimana cara pengobatannya..?
THX
rudy
6 February, 2008 at 12:06 pm
Pertanyaan mengenai terapi hipertiroidisme dan hipotiroidisme dapat dijawab secara lengkap dan jelas dengan berkunjung BP GAKI (Balai Pengobatan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium) yang ada di setiap daerah .. Sudah banyak kasus yang mereka tangani di sana.. mulai dari kretinisme, berbagai gangguan dalam belajar (kecerdasan), dan lain-lain.
Matur nuwun..
rahmawati
6 February, 2008 at 12:31 pm
AYU NE REEEEK
Anonymous
20 February, 2008 at 6:18 am
salam kenal, saya darren mahasiswa,tinggi 165cm berat 60 kg.
bagaimana caranya/makanan apa saja yang harus saya konsumsi saya dapat mengoptimalkan cara kerja hormon thyroid agar saya dapat mencapai tinggi maximal?
thx^^.
darren
21 February, 2008 at 12:50 am
Mba Rahma, boleh tau ngga nama Indo alias nama gampangnya untuk Rutabagas, Crucifer, Brassicae dan Struma Cibaria agar gampang menghindarinya, dan daun peterseli, buah aprikot, serta prunes agar gampang nyari persediaanya. Maklum wong ndeso nih datang ke kota mau nyari di Mol mol wae. Mohon petunjuk ya Mba soale aku kena hypertyroid gara-gara tinggal di gunung. Rencana Minggu depan turun gunung. Tekaes.
setiyatmoko dari Gunung Sitoli
25 February, 2008 at 6:08 am
slam kenal….
saya dari perguruanitnggi swasta di palembang…
saya juga mengalami penyakit hypertyroid
yang say inggin tanyakan apa benar jika benjolan ini di opersi kita tidak punya harapan hidup lagi….
bagai mana cara mengatasinya supaya benjolan di leher saya tidak membesar…..terus obat apa yang harus di makan…..
thx ^^^…
melky andeska
9 March, 2008 at 9:16 am
mohon di balz ke alamat e_ mail saya
tolong bgt….!!!!!!!!!
masak seumur hidup ku selalu menghindar dari orang-orang or teman-teman………
alamat email saya melkyandeska@yahoo.co.id
melky andeska
9 March, 2008 at 9:22 am
Pertanyaan berkaitan dengan terapi medis, saya konsulkan dengan rekan saya. Sebentar ya..
Rahmawati
12 March, 2008 at 11:06 am
Yth. Mbak Rahma,
Mohon infonya ya… gini leher sebelah knana pacar saya timbul benjolan kira2 diameter 3cm. Setelah dites ternyata kelenjar tiroidnya membengkak tetapi jinak jadi untuk diangkat tidak sesegera mungkin.
Utuk sementara adakah jenis makanan lain yang dianjurkan dan harus dihindari?adakah jenis obat2an yg bisa menyembuhkannya?ataukah harus dioperasi?
Terima aksih atas infonya dan saya tunggu balasannya y.
nugroho
13 May, 2008 at 9:24 am
salam mba rahma…
saya didiagnosa kena hypertyroid 2 bln lalu,sejak itu badan saya rasanya tdk pernah menginjak bumi lagi,kepala selalu pusing dan jantung berdebar tak karuan,sama dokter cuma dikasih ptu sama fundamin E,dan sejak itu juga saya tidak merasa ada perbaikan kesehatan sama sekali,kalau boleh tau,makanan apa saja yg tdk boleh dimakan oleh penderita hypertyroid spt sy ?thx
leny
17 May, 2008 at 12:54 pm
@ nugroho
Makananan yang dihindari seperti yang saya tulis di atas ya. Mengenai obat dan tindakan operasi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
@ Leny
tidak menginjak bumi lagi? waaah, serem juga tuh
Biasanya dokter memberi obat dan menyarankan untuk kontrol lagi untuk melihat apakah obat tersebut sesuai atau tidak. Mengenai makanan, saya sarankan untuk mengurangi makanan goitrogenik seperti artikel di atas, ok.
Rahma
19 May, 2008 at 11:46 am
mba, apakah dgn operasi thyroid (gondok) sudah dibilang benar2 sembuh dan tidak akan timbul lg?? thks
sandra
27 June, 2008 at 2:46 pm
Saya wanita usia 32 tahun belum menikah, divonis mengidap penyakit hyperthyroid, ada gondok di leher saya ukurannya 5 x 3 x 2 cm. Perubahan yang saya alami berat badan menurun dari normalnya 58kg menjadi 55kg dalam jangka 3 tahun, dan sampai sekarang tetap 54 kg. Saya ingin diet menghilangkan gondok, kemarinsaya coba diet berdasarkan hasil browsing internet di web women to women, baru 2 minggu, tapi belum yakin. Berkenankah Ibu atau Bapak menyarankan diet yang tepat untuk saya?
Patti
3 July, 2008 at 6:53 pm
Gue salut ame lho, gue juga ngajar biokimia gizi and dietetik di akademi gizi surabaya, teruskan perjuangan kamu menyebarkan informasi gizi, Oh ya kalo boleh kasih saran, bahasa yg digunakan lebih di buat bahasa yg mudah dimengerti masyarakat awam, thank ya rahma, gue cuman sekedar ngasih saran, jangan marah OK.
vicky
14 July, 2008 at 10:42 am
gw suka ama topik yg kmu buat, terus berkarya ya………..
lusi
7 August, 2008 at 8:33 pm
emang ada hipertiroid yg tidak bisa sembuh tp hanya bisa dikendalikan oleh obat saja???thx
eka
8 August, 2008 at 1:14 pm
salam kenal mba
nama saya nani. saya wanita berusia 26 tahun. di leher saya baru – baru ini terdapat benjolan. saya bingung benjolan apa itu. pernah saya periksakan ke dokter. yang katanya daging tumbuh tapi itu juga belum yakin katanya saya harus di tes dulu ke ahlinya. nah yang ingin saya tanyakan ke dokter apa saya harus tanya mengenai penyakit saya ini ?
nani
12 August, 2008 at 10:28 am
salam kenal mba
nama saya nani. saya wanita berusia 26 tahun. di leher saya baru – baru ini terdapat benjolan. saya bingung benjolan apa itu. pernah saya periksakan ke dokter. yang katanya daging tumbuh tapi itu juga belum yakin katanya saya harus di tes dulu ke ahlinya. nah yang ingin saya tanyakan ke dokter apa saya harus tanya mengenai penyakit saya ini ? mohon di blas ke amail saya
nani
12 August, 2008 at 10:28 am
Ass, Mb Rahma,Saya mau tanya kemaren tgl 4/8/08 saya oprasi struma tyroid dari hasil patologi adalah CARCINOMA PAPILER TIROID ini seberapa bahayanya? Pengobatan yang terbaik untuk pencegahan lebih lanjut gimana ya mb? Asupan makanan yang baik buat saya apa ya mb? Dan makanan yang sebaiknya saya hindari itu apa? Trimaksih banyak ya Mb, aku lagi bingung nih, help me please!!!!!
ayani
26 August, 2008 at 4:25 pm
salam kenal Mbak Rahmawati..
saya ( pria 32 thn ) terkena hipertiroid sejak Februari 2008 dan sudah minum obat PTU ( 3x sehari )dan Inderal 10 mg( 1 x sehari ) sampai sekarang ini.
yang mau saya tanyakan:
hasil lab T3, T4, FT3, FT 4 semua sudah dlm kondisi normal, tetapi untuk TShs masih menunjukkan angka ( < 0.007 ) dan berulang kali saya periksa Lab hasil untuk TSHs selalu tidak normal. apakah saya harus mengganti obat yang saya minum ?
karena menurut dokter untuk TShs itu biasanya ada hubungan dgn faktor kejiwaan, misalnya saya tipe orang yang suka terburu2x, dan suka stress itu akan mempengaruhi Tshs saya. apa betuk demikian ?
Apakah Hipertiroid dikarenakan orang yang suka minum teh atau suka makan makanan yang asin atau mengkonsumsi garam terlalu berlebihan?
saya tunggu jawaban dari Mbak Rahma…
Terima kasih banyak..
Sugianto
15 September, 2008 at 7:33 pm
salam sejahtera Mbak,
Saya ( pria ) berusia 42 tahun
Mbak Rahma saya menderita hypertyroid dengan hasil test laboratorium beberapa bulan yg lalu T4 total 19,5 kemudian jantung berdebar lebih cepat dan oleh spesialis jantung diberi obat tyrosol 10 ml ( 1 butir 2x / hari ) selama kurang lebih 2 bulan .
Setelah itu T4 total saya turun menjadi 12,5 dan obat tyrosol 10 ml dilanjutkan ( 1 butir / hari ) karena saya banyak tugas luar kota saya jadi lalai dan obat saya hentikan selama 1 bulan… jantung saya kembali berdebar lebih cepat dan hasil test laboratorium nya T4 total saya menjadi 20,3 kembali saat ini ssya oleh dokter spesialis jantung diberi tyrosol 10 ml ( 1 butir 2x / hari ) dan sudah berjalan 3 bulan
Pertengah Oktober nanti saya akan kembali test laboratorium u/ di periksa
Mbak Rahma yang ingin saya tanyakan kepada Mbak , makanan alami apa yg membantu menurunkan hyper tyroid saya sehingga tidak perlu bergantung pada obat2an ?
Dan apakah yang menyebabkan serta pencegahan hypertyroid tersebut ?
Dan apakah bisa disembuhkan tanpa kambuh kembali ?
Mbak Rahma terima kasih banyak atas segala bantuan dan informasinya
Bagus
di Surabaya
bagus
2 October, 2008 at 5:11 pm
Saya menderita hipertyroid, tapi tulisan di atas kurang saya
pahami, apa sayuran yang disebutkan untuk dimakan atau
dihindari? juga untuk penderita hypertyroid atau hypotyroid,
terima kasih
salam
adlim
8 October, 2008 at 12:24 pm
saya berumur 27 thn,belakangan diketahui bagian leher agak membesar..setelah tes darah ternyata kreatin 0,44 TSHs<0,001 FT4 8,78.Kata dokter kelebihan hormon,skrg makan obat.memang berat badan saya bertambah tapi
saya mau tau apakah berat badan saya bisa kembali turun normal lagi nantinya.
mohon diberi penjelasan atas hasiltes dan bagaimana penyembuhannya..
terima kasih
rini
12 October, 2008 at 7:07 pm
Saya terkena hypertyroid sejak 3 tahun lalu, mata saya menonjol terutama sebelah kanan jd lebih besar. Terapi atau jalan apakah yang bisa buat mata saya kembali normal?
Saya ingin tanya sama mbak sari yang senasib dengan saya, katanya ada dokter yang bisa dengan disuntik tiap 1 minggu sekali… dokter mana? dan apakah sudah ada hasilnya?
thanks
wulan
12 October, 2008 at 10:08 pm
saya perempuan 26 tahun, telah menikah 2 tahun, belum pernah hamil.. diketahui menderita hypertiroid sejak kurang lebih 10 bulan yang lalu.
apakah penderita hyperthyroid mengalami kesulitan hamil/mandul?
atas jawabannya terimakasih.
semoga dicatat sebagai amal kebaikan bagi mbak.
amin
dhiya
14 October, 2008 at 1:05 pm
good information…
ngomong2 tentang gizi, disini (http://santrisolo.wordpress.com/2008/10/16/gizi-vs-gengsi/) atau juga ada disini (http://www.kaum-biasa.co.cc) ini ada 2 jenis makanan, menerut mbak rahma mana yang lebih bergizi ya?
salam kenal…
o ya, minta ijin di/nge-links blog ya? boleh to?
ciwir
24 October, 2008 at 10:27 pm
dicoba dengan tanaman ciplukan/cecenet, direbus dari 3 gelas menjadi 1 gelas diminum setiap malam, lumayan debar jantung, tangan bergetar hilang semua…saya sekarang terus meminumnya..dan thyrozol 10 gr saya coba hentikan ..
denisp151@yahoo.com
27 October, 2008 at 7:31 am
Assalamualaikum wrwb..Salam kenal mbak rahmawati..Saya ray di bukittinggi,sumbar.Usia saya 27 tahun.Saya juga seorang penderita tiroid yang baru saya ketahui sejak bulan agustus 2008.Sebelumnya saya sering sakit2an seperti demam,sakit kepala,pegal2 sejak kecil..Pertumbuhan saya juga tergolong kurang sehingga ibunda saya sering membawa saya ke dokter dari dokter umum ,sp anak (di usia 18th),sampai sp.paru dan sp internist.Saya hanya mendapatkan jawaban bahwa saya menderita gejala typoid (walaupun hasilnya saya tau negatif) atau di katakan kurang suplai makanan yang bergizi sampai faktor kelelahan “katanya”.Namun semua usaha saat itu belum mendapatkan hasil dan hingga kini saya hanya bertahan dengan keadaan ini.
Suatu saat saya kembali demam namun di sertai pembengkakan pada leher t.u sebelah kanan.Dan kembali saya periksa,lalu dilakukan tes USG,dan tes T3-T4.Lalu di dianosa benar adanya penyakit itu.
Yang ingin saya tanyakan :
Apakah penyakit ini menular..?
Apakah penyakit ini dapat di sembuhkan total ataukah akan selalu kambuh..?
Apakah penyakit ini berhubungan dengan penurunan IQ penderita..?Karena saya merasakan ingatan saya semakin melemah..sering lupa dan kurang tanggap..
Lalu..saya juga pernah tahu dari seorang penderita yang sudah terlanjur besar pembekakannya (dan di sertai sakit2an) bahwa ia tidak bisa di ops. karena sudah mengganas.Apakah ini dapat di sembuhkan atau setidaknya menekan pertumbuhannya..?Dan apa yang terjadi apabila penyakit ini di biarkan saja..?Akankah membahayakan nyawa penderita..?
Terimakasih sebelumnya ya mbak..wasslm
ray cahyasari
6 November, 2008 at 7:08 pm
adakah obat yang bisa menyembuhkan hypertheroyd soalnya ibu saya takut untuk operasi & biayanya mahal mohon bantuanya.terima kasih
rudy
13 November, 2008 at 12:47 pm
Penyakit hipertyroid adlh penyakit yg butuh kesabaran dan telaten dalam terapi obat. Pengalaman saya dari hipertyroid yg terapi tidak teratur menyebabkan penyakit lain, sampai keropos tulang shg hrs mkn obat tulang actonel s/d 1 tahun. Jantung yg berdebar kencang sampai berdiri gemetaran hampir 3 bulan. Krn tdk teratur hrs diobati berulang-ulang s/d 10 thn sdh penyakit itu masih ada sampai sekarang.
Jo
18 December, 2008 at 8:45 am
kalau makan teme and tahu gimana khan bahannya jg kde kedelai???? boleh ga??
ayduren
17 January, 2009 at 10:52 am
Mbak rahma..saya wanita berumur 33thn,saya didiagnosa mengidap hypertheroid,gejalany k2 bola mata sy sudah mnonjol,jantung bdetak cpt,gemetar,saya sudah memiliki 1anak,sy diberi obt thyrosol dminum shari 1tblet,sy mengonsumsinya sudah 3tahun,
apakah sy perlu operasi,dan ada jalan lain slain operasi?sy ingin memiliki anak lg,apakah itu memungkinkan?dan sy minta advice dokter untk menangani pnykit sy,namun dkter yg di bndung!terimakasih mbak rahma,mhn dreply k email sy
Anonymous
30 January, 2009 at 6:26 pm
Ass mbak rahma sy seorang istri berumur 33 th dgn 1 org anak sy punya hyperthyroid kedua mata sy sdh menonjol,jantung berdebar,gemetar sering sekali emosi sy sdh minum obat thyrozol 5 mg dr dok slm 3 th sehari 1x, apa ada kemungkinan mata sy bs normal lg n bs hamil lg, apa perlu sy d operasi, dan sy mnt advice nya u dok yg bs menyembuhkan penyakit sy ? Thx buat waktunya tolong d reply k email sy
Anonymous
30 January, 2009 at 6:55 pm
ass..saya cewe berusia 18 tahun..
mbk belakangan ini hidup saya menjadi agak stress..karena beberapa orang yang ada disekeliling saya mengatakan kepada saya..” leher saya kayaknya ada pembesaran kelenjar gondok”,,,,memang tidak terlalu tampak kata mereka….
tapi memang sudah lama leher saya bentuknya memang begini..yang ingin saya tanyakan apakah ini memang terjadi pembesaran kelenjar gondok…pada leher saya….apa memang ukuran leher saya mbk..
mbk saya berharap mbk bisa bantu saya…dan beri jawabannya…
tks…!
jeany
5 February, 2009 at 9:28 am
Assalaa m alaikum mba n smua.
mba, sy ibu rumah tangga berusia 37 thn. sy da py ank 3. ada keluhan yang sy rasakan kurang lebih da 5 thn, namun belum tau apa itu. sy sering batuk, rasanya tenggorokan ku serba salah. nelan makanan kerasa nyangkut, menyebabkan batuk yang sulit berenti. sy juga cepat lelah, terkadang jantung berdebar. tapi batuk itu sangat membuat sy menderita dan sudah banyak obat batuk yg sy konsumsi, tapi ga ada efek.
mba, bisa kasi tau sy apa penyakit yg seneng ma sy tsb. makasih ya.
endang
8 February, 2009 at 5:42 pm
Halo Bu,nama saya muliadi saya berusia 26 th dan tinggi/berat 168cm / 45kg. dan di leher saya sedikit ada benjolan. Kira2 1 tahun yg lalu jantung saya berdebar2,sesak nafas,tangan dan kaki gemetaran,sering kesemutan,dan tidak tahan dingin. kena ac ga lbh dari 30 menit udah mengigil kedinginan, dan kalo lari2 kecil krg lbh dgn jarak 10m nafas saya sudah ngos-ngosan.
Saya menjalani hidup normal,tidak pernah merokok,miras,narkoba.
hasil periksa darah saya normal semua. Free t3,t4 dan TSH normal semua.
Dokter mengatakan bahwa di leher saya ada tyroid kecil,tp hasil periksa darahnya normal jd saya tidak di beri obat.
Kalo boleh tau kira2 saya menderita Hyper ato Hipo Bu?
Dan tiap hari saya makan nasi 4-5x sehari,makan banyak tp tetep kurus.
Jadi saya mohon saran sama Ibu apa yg harus saya lakukan agar saya dapat sembuh, tahan dingin dan memiliki tubuh yang lebih berisi.
Tolong Ibu jelaskan melalui email saya,atas perhatiannya dan bantuannya saya ucapkan banyak terima kasih.
Muliadi
1 March, 2009 at 3:43 pm
INI DIA SOLUSI SEHAT DGN AIR SEHAT & DPT UANG TIAP BULANNYA, TERBUKTI!
“Ini dia solusi penyembuhan dan pencegahan bermacam penyakit, tanpa obat, tanpa suntik, tanpa operasi, tanpa bahan Kimia, tanpa bahan pengawet, baik sekali untuk kesehatan jantung, ginjal, paru-paru dan lain-lain. Aman bagi segala usia, tidak ada efek samping.
Selain itu, raih kesempatan besar dengan bergabung bersama kami di bisnis baru berbasis jaringan ini, dengan system termudah, dijamin setiap member yang tergabung nantinya dipastikan benar-benar pasif income. Ambil peluang sedini mungkin, berpacu mengembangkan bersama dan meraih kebebasan finansial bersama-sama”.
Saya setuju dengan artikel diatas. Untuk melengkapi, saat ini sudah diproduksi air murni dengan kadar meneral anorganik rendah dan memiliki kandungan oksigen yang tinggi, yang mampu dan dapat dijadikan alternatif pilihan untuk HIDUP LEBIH SEHAT.
Mulailah hari ini hidup sehat dengan mengganti konsumsi minum anda sehari-hari dengan OXY Drink Water, yang merupakan air murni beroksigen tinggi yang dapat dijadikan alternatif pemeliharaan kesehatan, penyembuhan berbagai penyakit, juga mampu meningkatkan energi tubuh (termasuk meningkatkan kemampuan sex bagi pria dan wanita). Cukup 2 botol (388 ml)per hari pagi hari bangun tidur, dan malam hari menjelang tidur ketika perut dalam keadaan kosong.
Terima kasih.
omyosa : 08159927152
omyosa
5 March, 2009 at 8:50 am
Bu maaf,tolong dikirim e-mailnya lg yg kmrn tidak bisa di buka.
terima kasih.
Muliadi
19 March, 2009 at 8:29 pm
usia saya 30 tahun dua tahaun yang lalu saya pernah mengalami aritmia hebat detak jantung sampai 200 permenit, akhirnya dokter jantung bilang saya hyperthyroid dg tsh-s: <0,001 dan saya sudah terapi obat thyrozol sama propanolol dua tahun, solusi supaya thyroid bisa normal tanpa operasi ada mbak? thanx GOD BLESS U WASSALAM
sani
13 April, 2009 at 12:22 pm
Ass,
mb,ne aku Arie
mb rahmawati,budhe saya dah meninggal 3 bln yg lalu gara2 suatu penyakit.katanya penyakit kelenjar di leher.klo kumat,lehernya terliat bengkak dan terasa sakit bgt .beliau dah sering keluar-masuk RS tp knyataannya beliau malah meninggal.Sebnrnya pa kah klenjar itu termasuk salah satu pnykit yg d’sebabkan oleh klenjar tyroid?jazzkill…….
Arienda
30 April, 2009 at 11:34 am
haloo semua, lam kenal
saya jug penderita hypertiroid sekitar 5 tahunan, pertama-tama yang saya derita adalah pembekakan di mata. saya berobat ke husada, waktu itu saya di beri obat neomercazoal dan propanolol. rutin memakainya, kondisi badan memang lebih baik, dan berat badan pun sempat naik 5 kg. namun karena setelah 3bulan saya tidak rutin ( juga karena obatnya mahal dan harus minum setiap hari …^-^), sakit itu datang lagi, yang ingin saya tanyakan pada forum ini, apakah memang harus setiap hari kita memakan obat itu, terlebih dokter bilang terapi ini harus berjalan sekitar 1 tahun. mau jadi “obatholic”…….???. Saya sering sharing di internet katanya “ciplukan”, obat alami bisa menyembuhkan hipertiroid, apa memang benar …???
apakah sekarang ada yang jual ekstrak ciplukan ..??, gmana cara pemakaiaannya …??? thanks atas semua respon dan jawabannya…!!!
Saling berbagi, saling mengerti, saling sehat jasmani …thanks all … ^-^ (tjoa.kurniawan@gmail.com)
kurniawan
16 May, 2009 at 9:51 pm
ass. wr.wb. mbak rahma, sy berumur 45 thn. menurut dokter sy terkena penyakit hyperthyroid, gejala yang sy rasakan jantung berdebar, keringatan terus menerus, kaki gemetaran, ngos-ngosan, mudah capek.
Eddy
30 May, 2009 at 12:49 pm
ass. wr.wb. mbak rahma, sy berumur 45 thn. menurut dokter sy terkena penyakit hyperthyroid, gejala yang sy rasakan jantung berdebar, keringatan terus menerus, kaki gemetaran, ngos-ngosan, mudah capek dan berat badan menurun. saya sudah 2 tahun terakhir ini memakan obat PTU 5 mg diminum setiap 2 x sehari. Yang saya tanyakan ke mbak apakah ada solusi yang terbaik untuk penyakit saya ini ? trims sebelumnya.
Eddy
30 May, 2009 at 12:54 pm
Dokter yang ahli hormon namanya endocrinologist, di bandung ada Professor nya ketua perkumpulan thyroid se Indonesia, praktek di RS Borromeus, Prof Johan S Mashjur, wakilnya Prof Slamet Suyono ada di RS PGI Cikini
R
27 July, 2009 at 11:39 am
salam kenal,
saya 35 th dan sudah setahun lebih menderita hyperthyroid dan beberapa bulan yg lalu hasil lab menunjukkan normal dan obat tetap saya minum sesuai anjuran dokter tapi sudah satu minggu ini saya telat datang bulan dan ternyata saya positif hamil lagi yg mau saya tanyakan bagaimana nanti janin saya apakah bisa sehat?
terima kasih
nnk
4 August, 2009 at 6:28 am
Namaku Merry sudah 7 bln ini saya mengidap penyakit tyroid, saya mengkonsumsi PTU dan jika jantung saya berdetak cepat saya minum obat propanolol setiap hari juga dan minum obat tradisional sperti Benalu yang tumbuh pada dahan langsat. saat ini saya sedang mengadung 1,5 bulan, apa penyakit saya berpengaruh pada bayi yang saya kandung dan bagaimana caranya supaya bayi saya tidak tetanggu pertumbuhannya mengingat saya mengonsumsi obat tiap hari? Mohon petunjuknya dari dokter atau teman – teman yang mempunyai penyakit yang sama dengan saya. Tuhan memberkati.
Mery
11 August, 2009 at 9:01 am
assalamu’alaikum…. Halo rekan rekan salam kenal smua. Sy wanita umur 31thn, thn 2003 sy pernah menderita skt hipertiroid rutin brobat smp dnyatakan sembuh thn 2004. Dan alhamdulillah tiroid sy tdk pernah kembali stlah sy mengkonsumsi produk alami ini….malah bdn sy smakin sht, tdk gampang sakit. Dan alhamdulillah sy telah dkaruniai 2org anak. Jika rekan2 berminat tuk mengetahui produk ini silahkan kirim email ke naflah_08@yahoo.com insyaallah sy kan membantu
Neneng hasanah
9 September, 2009 at 1:20 am
@bu mery,
selama anda mengkonsumsi PTU dlm jmlh yg sangat rendah, bayi anda tidak akan apa2. jangan lupa jg utk rajin tes hormon t3 n t4nya utk mengetahui apa slama hamil ini hormon tiroid anda dlm batas normal, jd pendek kata selam a hamil ini harus tetap rutin juga utk memeriksakan diri ke dr internist. pas bayinya lahir nanti jgn lupa di screening hormon tiroidnya (dgn cara tes darah simpel)
irena
12 November, 2009 at 4:45 am
saya umur 34 thn, di vonis Hyper Thyroid
dan harus konsumsi obat selama 4 thn,
obat yang di konsumsi propranolol & neomercazole
saya baru 2 bulan konsumsi obat nya.
apakah hyper thyroid akan semakin membesar meski kita konsumsi obat
EUIS KOMALASARI
19 November, 2009 at 12:53 pm
Salam kenal Mbak Rahma. Nama saya arnold. saya ingin menayakan penyakit yang di derita kakak saya yaitu Hipertyroid. Bola mata kakak saya itu agak menonjol keluar, trus berat badan berkurang derastis. Katanya dia ingin operasi, tapi saya takut kakak saya tidak sanggup fisiknya karena kurus. Yang ingin saya tanyakan Mbak, apakah kakak saya harus di oprasi dengan keadaannya yang sudah saya utarakan di atas?, yang kedua apakah kakak saya bisa sembuh tanpa operasi?, yang ketiga Mbak, apakah Mbak pernah melihat orang yang terkena penyakit Hipertyroid bisa sembuh?. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih ya Mbak atas perhatiannya. Mohon balasannya ya Mbak!!!
arnold
2 December, 2009 at 10:31 pm